HUT IKAHI ke-65, Ini Pesan Ketua MA

Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) hari ini memperingati hari jadinya ke-65 tahun. Puncak Kegiatan peringatan HUT IKAHI dibuka oleh Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali.Dalam sambutannya, Hatta mengajak agar segenap hakim menjaga integritas dan meningkatkan kapabilitas.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 21 Maret 2018  |  01:12 WIB
HUT IKAHI ke-65, Ini Pesan Ketua MA
Ketua Mahkamah Agung M. Hatta Ali. - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) hari ini memperingati hari jadinya ke-65 tahun. Puncak Kegiatan peringatan HUT IKAHI dibuka oleh Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali.

Dalam sambutannya, Hatta mengajak agar segenap hakim menjaga integritas dan meningkatkan kapabilitas. Ia mengatakan, keduanya adalah modal utama dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap dan pengadilan.

"Selain itu hakim harus senantiasa menjaga kemandiriannya dalam menjalankan tugas dan amanah yang diembannya dalam memberikan keadilan kepada masyarakat," katanya dalam keterangan yang diterima Bisnis, Selasa (20/3/2018).

Puncak peringatan HUT IKAHI tahun ini diisi dengan seminar nasional dengan topik “Penegakan hukum terhadap tindak pidana dan pelanggaran administrasi pemilihan untuk mengawal demokrasi yang sehat".

Hadir sebagai narasumber antara lain wakil ketua DPR RI Fahri Hamzah, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, Ketua Kamar Peradilan Tata Usaha Negara Supandi, komisioner KPU Pramono U Tantowi, Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun dan Pengamat Politik Burhanudin Muhtadi.

Peserta seminar nasional yang hadir lebih kurang 800 orang yang terdiri dari para hakim dari seluruh Indonesia, pimpinan pengadilan dari empat peradilan, pimpinan Mahkamah Agung, perwakilan parpol dan peserta umum lainnya.

Dengan seminar tersebut, PP IKAHI mengharapkan dapat memberikan sumbang pikiran dan kontribusi yang konstruktif terhadap bangsa dan negara dalam menghadapi dan menyambut pesta demokrasi pemilihan kepada daerah serentak yang sarat dengan intrik-intrik politik dan pelanggaran-pelanggaran, baik pelanggaran pidana dan administratif.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mahkamah agung

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top