Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Nama Mekeng Sering Disebut dalam Kasus Korupsi, ICW Sebut Golkar Bersih Belum Terwujud

Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai penunjukan Melchias Marcus Mekeng sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR menunjukan upaya melahirkan Golkar sebagai partai bersih belum terwujud.
Lingga Sukatma Wiangga
Lingga Sukatma Wiangga - Bisnis.com 19 Maret 2018  |  19:25 WIB
Melchias Marcus Mekeng saat memenuhi panggilan pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis (6/7). - ANTARA/Rosa Panggabean
Melchias Marcus Mekeng saat memenuhi panggilan pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis (6/7). - ANTARA/Rosa Panggabean

Kabar24.com, JAKARTA — Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai penunjukan Melchias Marcus Mekeng sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR menunjukan upaya melahirkan Golkar sebagai partai bersih belum terwujud.

Koordinator Korupsi Politik ICW Donal Faris mengatakan bahwa pengangkatan upaya membersihkan diri di tubuh partai itu belum benar-benar terwujud sesuai janji  Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Seperti diketahui, pada akhir tahun lalu pucuk pimpinan Partai Golkar mengalami pergantian dari Setya Novanto kepada Airlangga Hartarto.

Setya Novanto dipaksa lengser karena terjerat kasus korupsi KTP berbasis elektronik dan menjadi tersangka KPK.

Saat terpilih menjadi Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga berjanji membuat partai berlambang beringin itu bersih.

"Struktur partai seperti pimpinan fraksi hingga wakil ketua MPR harus bisa mempresentasikan Golkar bersih tapi malah sebaliknya. Yang diakomodasi adalah orang-orang yang mempunyai masalah dan banyak catatan. Golkar bersih masih jauh panggang dari api," ujarnya, Senin (19/3/2018).

Mekeng, menurut Donal sudah sering disebut KPK dalam kasus korupsi. Hal itu menegaskan Mekeng memiliki potensi bermasalah dengan hukum.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr partai golkar melchias markus mekeng
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top