Perusahaan Ini Tawarkan Bonus Ratusan Dolar Bagi Karyawan yang Bersepeda

Make Collective, sebuah agensi iklan yang berbasis di Christchurch, Selandia Baru, mengatakan kebijakan ini merupakan upaya perusahaan untuk mendorong karyawannya berolahraga sekaligus menghilangkan ketergantungan terhadap mobil.
Annisa Margrit | 07 Maret 2018 11:39 WIB
Bersepeda bermanfaat untuk kesehatan. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Sebuah perusahaan di Selandia Baru menawarkan uang tunai kepada para karyawan yang bersepeda ke kantor.

Make Collective, sebuah agensi iklan yang berbasis di Christchurch, Selandia Baru, mengatakan kebijakan ini merupakan upaya perusahaan untuk mendorong karyawannya berolahraga sekaligus menghilangkan ketergantungan terhadap mobil.

Seperti dilansir dari The Guardian, Rabu (7/3/2018), karyawan yang bersepeda dari dan ke kantor akan mendapat US$5 per hari. Jika mereka konsisten bersepeda selama lebih dari enam bulan, uang yang dibayarkan bertambah menjadi US$10 per hari.

Tim Chesney dari Make Collective menuturkan uang tersebut akan dibayarkan pada akhir tahun dalam bentuk bonus.

"Selama beberapa waktu terakhir saya berpikir kalau kami bisa memberikan insentif bagi karyawan yang bersepeda. Saya adalah seorang pesepeda dan jelas kalau uang merupakan insentif yang paling memungkinkan," ujarnya.

Chesney melanjutkan bersepeda secara konsisten akan berdampak positif terhadap tempat kerja. Tubuh menjadi lebih berenergi dan peredaran darah lebih lancar.

Sebagian karyawan diakui sempat ogah-ogahan karena Make Collective tidak memiliki fasilitas untuk mandi. Namun, godaan dari kemungkinan mendapat bonus hingga ratusan dolar AS terlalu kuat dan sekarang 5 dari 6 karyawan perusahaan itu sudah ikut serta.

Elliot Gilmore, salah seorang karyawan, mengaku dirinya cukup lelah ketika pertama kali bersepeda ke kantor. Tetapi, dia menilai program ini lebih menguntungkan bagi kesehatannya dibandingkan jika dia mendaftar di gym.

Selain itu, Gilmore menyatakan dia bisa melihat pemandangan yang berbeda setiap hari.

Christchurch adalah kota dengan jumlah pesepeda terbesar di Selandia Baru. Kota itu memiliki 13 rute bersepeda utama, yang beberapa di antaranya melewati daerah rekonstruksi di pusat kota.

Kementerian Perhubungan Selandia Baru mengungkapkan investasi di jalur sepeda menjadi perhatian utama pemerintah dalam program pembangunan kembali kota itu, yang sempat diguncang gempa besar pada 2011. Program pembangunan rute sepeda disebut memakan biaya 150 juta dolar Selandia Baru, sekitar Rp1,5 triliun.

Sumber : The Guardian

Tag : selandia baru
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top