Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tim Penyusun RUU KUHP Bantah Ada Upaya Pelemahan KPK

Tim penyusun Rancangan Undang-undang Kitab Undang-undang Hukum Pidana menyatakan tidak benar ada upaya pelemahan pemberantasan korupsi dalam RUU tersebut.
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 07 Maret 2018  |  17:05 WIB
Tim Penyusun RUU KUHP Bantah Ada Upaya Pelemahan KPK
Gedung KPK. - JIBI/Abdullah Azzam
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA --- Tim penyusun Rancangan Undang-undang Kitab Undang-undang Hukum Pidana menyatakan tidak benar ada upaya pelemahan pemberantasan korupsi dalam RUU tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Enny Nurbaningsih yang merupakan bagian dari tim penyusun RUU KUHP setelah bertemu Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden, Rabu (7/3/2018).

"Tidak ada. Sekali lagi kami jelaskan tidak ada. Bahkan kami ingin menguatkan kelembagaan yang memiliki kewenangan khusus. Kami sama sekali tidak menyentuh hukum acara kelembagaan dari seluruh lembaga-lembaga yang menegakkan pidana khusus," katanya.

Enny menegaskan tidak ada upaya pelemahan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi atau badan lain yang memiliki kewenangan khusus seperti Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Perancang lainnya yang juga merupakan Mantan Menteri Kehakiman Muladi menyatakan RUU KUHP ini tidak akan menghapuskan lembaga-lembaga seperti BNN, BNPT atau KPK.

"Jadi KUHP itu adalah melakukan konsolidasi hukum pidana materiil yang tersebar itu. Kita ambil core crime-nya, kejahatan intinya, tapi kita tetap membiarkan undang-undang yang masih berlaku sekarang, UU tindak pidana korupsi dan sebagainya," kata Muladi.

Muladi mengatakan pihaknya sama sekali tidak mencampuri kelembagaan tersebut. Lembaga-lembaga tersebut tetap sah dan pihaknya tidak mengubah sama sekali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korupsi ruu kuhp
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top