Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Berapa Banyak Duit yang Dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji?

Kementerian Agama menyebutkan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) telah mengelola keuangan para jemaah haji hingga ratusan triliun.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 07 Maret 2018  |  20:52 WIB
Berapa Banyak Duit yang Dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji?
Ilustrasi - Uang rupiah - JIBI/Abdullah Azzam
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Agama menyebutkan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) telah mengelola keuangan para jemaah haji hingga ratusan triliun.

Adapun nilai yang telah dikelola lembaga ini dilaporkan mencapai Rp103 triliun. Pengelolaan keuangan itu efektif sejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Peraturan Pemerintah No.5/2018 per tanggal 13 Februari 2018.

Peraturan tersebut mengatur tentang Pelaksanaan Undang-Undang No. 34/2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji.

Direktur Pengelolaan Dana Haji dan Sistem Informasi Haji Terpadu Direktorat Jenderal PHU Ramadhan Harisman menyampaikan bahwa sejak saat itu dana haji yang selama ini dikelola Kementerian Agama, telah dialihkan kepada Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

“Per-bulan Februari dana haji sebasar Rp103 triliun, semuanya sudah menjadi wewenang BPKH,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (7/3/2018).

Ramadhan menuturkan sekarang Kementerian Agama sudah tidak mempunyai tupoksi (tugas pokok dan fungsi) untuk mengelola, apalagi mengembangkan dana haji dalam bentuk apapun.

Bicara keuangan haji, lanjut Ramadhan, sumbernya ada dua yaitu dari dana haji dan dana abadi umat. “Dana haji sumbernya dari setoran BPIH serta nilai manfaatnya. Dana abadi umat dari sisa operasional haji atau efisiensi dana haji berjalan,” paparnya.

Ramadhan menjelaskan dana haji selama ini tersimpan pada dua komponen, yakni di Bank Penerima Setoran BPIH dan di dana sukuk Indonesia (Kemenkeu). Adapun, dana abadi umat (DAU), penempatannya ada dua yakni di bank pengelola dana abadi umat dan pada sukuk dana haji Indonesia.

“Dana abadi umat juga sudah dipindahkan kepada BPKH per 28 Pebruari 2018. Jadi, praktis sekarang pengelolaan dana haji sudah di BPKH,” tambahnya.

Ramadhan menegaskan ketentuan mengenai penempatan dan investasi dana haji itu sudah jelas diatur dalam PP No.5/2018 tentang pelaksanaan UU No.34/2014 tentang Pengelolaan Dana Haji.

“Semua menjadi wewenang BPKH. Kemenag tidak punya Tupoksi mengembangkan dana haji dalam bentuk apapun. Aturannya diatur dalam PP tersebut,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ibadah Haji kemenag Badan Pengelola Keuangan Haji
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top