Trump Keluarkan Larang Pengunaan Senjata Otomatis

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump akhirnya menandatangani perintah larangan penggunaan peranti senjata api bernama bump-stock yang berkemampuan membuat senapan semi-otomatis menjadi seperti senapan otomatis.
John Andhi Oktaveri | 21 Februari 2018 16:59 WIB
Wakil Presiden Mike Pence berdiri di belakang Presiden Donald Trump yang memegang proklamasi yang ia tandatangani bahwa Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel dan akan memindahkan kedutaanya kesana, saat berpidato dari Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, Rabu (6/12/2017). - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Presiden Amerika Serikat, Donald Trump akhirnya menandatangani perintah larangan penggunaan peranti senjata api bernama bump-stock yang berkemampuan membuat senapan semi-otomatis menjadi seperti senapan otomatis.

Trump menyatakan dirinya telah memerintahkan Departemen Kehakiman untuk mengajukan aturan yang menjadikan pembelian dan penjualan bump-stock ilegal.

"Kami harus berbuat lebih banyak untuk melindungi anak-anak kita," ujar Trump sebagaimana dikutip BBC.com Rabu (21/2/2018).

Dia menambahkan bahwa dirinya akan membahas keamanan sekolah pekan ini.

Pekan lalu, seorang remaja berusia 19 tahun menembak mati 17 orang di sebuah SMA di Florida. Insiden itu spontan memicu unjuk rasa menuntut pengetatan hak membawa senjata api.

Para peserta demonstrasi, yang terdiri dari para pelajar beserta orang tua mereka, meneriakkan slogan 'Presiden AS Donald Trump Memalukan’ selain mengecam para politisi.

Salah seorang korban selamat dalam insiden itu memaparkan bagaimana Trump dan sejumlah politisi menerima sumbangan uang dari Asosiasi Senjata Nasional (NRA) sebuah organisasi yang mendorong hak bersenjata bagi rakyat AS.

Apa itu bump-stock?

Intinya, bump-stock adalah aksesoris senjata api yang dapat meningkatkan kemampuan senapan semi-otomatis. Alih-alih menekan pemicu setiap kali hendak menembak, seorang pengguna senapan semi-otomatis yang menggunakan bump-stock pada bagian popor senapan hanya menahan pemicu dengan jarinya sehingga peluru menyembur secara kontinyu seperti layaknya senapan otomatis.

Harga bump-stock berkisar US$100 atau Rp1,3 juta dan bisa dibeli tanpa melalui pemeriksaan latar belakang pengguna senjata.

Aksesoris ini juga digunakan oleh pria pelaku penembakan di Las Vegas, pada Oktober tahun lalu, yang menewaskan 58 orang dan mencederai lebih dari 500 orang.

Hasil analisa audio menunjukkan bahwa sang pelaku, Stephen Paddock, mampu memuntahkan 90 peluru dalam 10 detik dari kamarnya di Mandalay Bay Resort and Casino.

Tag : Donald Trump
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top