Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pesawat Rusia Jatuh Setelah Lepas Landas, 71 Orang Tewas

Sebuah pesawat jet jatuh di wilayah Moskow pada Minggu (11/2/2018) waktu setempat, menewaskan seluruh awak beserta penumpang.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 12 Februari 2018  |  06:04 WIB
Ilustrasi pesawat jatuh - Antara
Ilustrasi pesawat jatuh - Antara

Kabar24.com, JAKARTA – Sebuah pesawat jet jatuh di wilayah Moskow pada Minggu (11/2/2018) waktu setempat, menewaskan seluruh awak beserta penumpang.

Kantor berita Interfax Rusia melaporkan pesawat jet An-148 Orsk yang dioperasikan Saratov Airlines tersebut tidak terdeteksi radar sesaat setelah lepas landas dari Bandara Domodedovo Moskow.

Sejumlah saksi mata kemudian dikabarkan melihat sebuah pesawat yang terbakar menghujam tanah di distrik Ramenskoye wilayah Moskow.

“Pecahan pesawat telah ditemukan, tidak ada korban selamat,” menurut kantor berita TASS mengutip sebuah sumber, seperti dilansir CNBC. Masih belum jelas apa yang menyebabkan kecelakaan tersebut.

Menteri transportasi Rusia telah mengonfirmasikan kondisi para penumpangnya dengan mengatakan tidak ada korban selamat dari kecelakaan tersebut, The Associated Press melaporkan.

Terdapat 65 penumpang dan enam awak kapal di dalam pesawat saat itu dan tidak ada yang selamat dari kecelakaan tersebut.

Interfax menambahkan, mengutip Kementerian Transportasi Rusia, ada beberapa teori untuk kecelakaan tersebut, termasuk kondisi cuaca dan faktor kesalahan manusia.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan rasa duka cita atas tewasnya seluruh korban dalam kecelakaan itu dan telah menginstruksikan pemerintah membentuk sebuah komisi khusus untuk menyelidiki insiden tersebut, lapor TASS, mengutip juru bicara presiden Dmitry Peskov.

Flight Radar 24, yang melacak pergerakan-pergerakan pesawat, menginformasikan pesawat berusia tujuh tahun itu turun dari 6.200 kaki menjadi 3.500 kaki sebelum sinyal komunikasi satelit menghilang sekitar 20 kilometer tenggara Domodedevo.

Dengan sebanyak 71 jumlah korban tewas, peristiwa ini menjadi insiden jet penumpang paling mematikan sejak pesawat charter LaMia yang membawa tim sepak bola Brasil jatuh di dekat Medellin, Kolombia, pada November 2016.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pesawat jatuh
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top