Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ketua DPR Baru Pilihan Tepat dengan Beban Berat

Penunjukan Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebagai Ketua DPR merupakan pilihan yang tepat meski mendapat tugas berat untuk mencapai target legislasi yang belum pernah tercapai selama ini.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 16 Januari 2018  |  09:38 WIB
Ketua DPR Bambang Soesatyo menyampaikan sambutan seusai dilantik sebagai Ketua DPR dalam rapat paripurna DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/1). - ANTARA/Wahyu Putro A
Ketua DPR Bambang Soesatyo menyampaikan sambutan seusai dilantik sebagai Ketua DPR dalam rapat paripurna DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/1). - ANTARA/Wahyu Putro A

Kabar24.com, JAKARTA - Penunjukan Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebagai Ketua DPR merupakan pilihan yang tepat meski mendapat tugas berat untuk mencapai target legislasi yang belum pernah tercapai selama ini.

Selain merupakan kader senior di Partai Golkar, Bamsoet sduah beberapa kali menjadi anggota DPR. Dia juga pernah menjabat sekretaris Fraksi Golkar sebelum menjadi Ketua Komisi III DPR.

“Untuk kepentingan DPR Bamsoet juga mumpuni, karena Bamsoet sosok politisi yang gaul. Komunikasi dengan partai lain luas,” ujarnya. Hubungan dengan masyarakat dan media juga baik karena Bamsoet sering menulis dan mantan seorang wartawan, ujarnya, Selasa (16/1/2018).

Hanya saja tidak mudah bagi Bamsoet untuk menuntaskan pekerjaan rumah (PR) terkait bagaimana DPR dapat mengejar target legislasi yang tidak pernah tercapai di DPR. Dia juga dituntut bagaimana memastikan fungsi anggaraan dan pengawasan berjalan lebih baik.

“Ini merupakan PR yang susah karena target yang memang selalu ketinggian dan sekarang sudah masuk tahun politik,” ujarnya.

Menurut Qodari, idealnya tahun depan dan selanjutnya target legislasi diturunkan saja. Dengan demikian targetnya menjadi realistis dan bisa dicapai.

Terkait soal namanya yang dikaitkan dengan kasus proyek e-KTP, Qodari menyatakan hal itu baru sebatas dugaan. Sampai saat ini Bamsoet belum ditetapkan jadi tersangka sehingga berlaku asas praduga tak bersalah.

.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ketua dpr
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top