Dari Silicon Valley ke Silicon Bali: Startup Dunia Lirik Bali Sebagai Base Camp

Bali diyakini bisa menjadi Silicon Valley kedua bagi pengusaha-pengusaha startup internasional lantaran biaya operasional yang lebih murah ketimbang tempat lain di dunia. Jika ini terjadi maka selain Silicon Valley, dunia pun akan mengenal Silicon Bali.
Ni Putu Eka Wiratmini | 29 Desember 2017 15:33 WIB
Ilustrasi: Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali. - Youtube

Bisnis.com, DENPASAR -- Bali diyakini bisa menjadi Silicon Valley kedua bagi pengusaha-pengusaha startup internasional lantaran biaya operasional yang lebih murah ketimbang tempat lain di dunia. Jika ini terjadi maka selain Silicon Valley, dunia pun akan mengenal Silicon Bali.

Ketua Yayasan STIMIK Primkara Made Artana mengatakan banyak startup internasional yang mulai melirik Bali untuk dijadikan base camp kedua setelah Silicon Valey. Hal itu lantaran biaya operasional di Silicon Valey yang semakin mahal.

Dia menganalogikan dengan modal yang sama, membangun startup di Silicon Valey bisa habis dalam waktu dua bulan sementara di Bali bisa bertahan sampai 2 tahun setengah.

"Begitu juga dengan Hongkong dan Singapura modal bisa habis dalam waktu 12 bulan saja," katanya, Jumat (29/12/2017).

Kata dia, dengan biaya yang lebih murah dibanding wilayah lain, maka modal dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk mengembangkan startup tersebut.

"Modal bisa dipakai misalnya untuk mengetes pasar," katanya.

Dia mencontohkan, ada beberapa startup yang memulai bisnisnya di Bali seperti Hubud coworking space.

Ada juga beberapa pengusaha asal luar negeri yang menyewa villa untuk dijadikan kantor yang nama-namanya sulit dideteksi.

Kebanyakan, memlih kawasan Ubud, Canggu, dan Sanur untuk lokasi perusahaan startup.

"Jika ini terus berlangsung paling tidak 4 tahun lagi Bali benar-benar bisa menjadi Silicon Valey kedua," katanya.

Selain itu, menurutnya, membangun startup di Bali juga menguntungkan karena menawarkan kualitas hidup yang sangat bagus.

Bali memiliki tempat wisata terutama pantai yang indah. Di sini mereka juga bisa melakukan yoga dan aktivitas menenangkan lainnya.

Menurutnya, pengusaha startup juga akan diuntungkan dengan sifat pasar Indonesia yang besar.

"Kita ini negara keempat pengguna facebook di dunia jadi kita selalu yang terbesar," katanya.

 

Tag : bali, StartUp
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top