Libur Natal, Okupansi Kamar Hotel di Bali Merangkak Naik

Tingkat keterisian kamar hotel di Bali pada libur natal mulai merangkak naik, bahkan ada yang mencapai 95%.
Wirat Eka
Wirat Eka - Bisnis.com 26 Desember 2017  |  15:33 WIB
Libur Natal, Okupansi Kamar Hotel di Bali Merangkak Naik
Yans House Hotel Bali - Istimewa

Kabar24.com,  DENPASAR – Tingkat keterisian kamar hotel di Bali pada libur natal mulai merangkak naik, bahkan ada yang mencapai 95%.

Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali IB Agung Partha mengatakan hotel-hotel di Nusa Dua maupun Sanur pada libur Natal tahun ini merasakan adanya peningkatan kunjungan wisatawan. Adapun rata-rata hotel di Nusa Dua dan Sanur tingkat keterisian kamarnya sebesar 60%.

Dia mencotohkan hotel Santrian Group seperti The Royal Santrian yang hingga Selasa (26/12/2017), tingkat keterisiannya mencapai 95%. Sementara Puri Santrian dan Griya Santrian yang sama-sama berlokasi di Sanur tingkat keterisiannya masing-masing sebesar 50,75% dan 71,09%.

“Prediksinya tahun baru akan lebih banyak lagi,” katanya, Selasa (26/12/2017).

Kata dia, hampir 80% yang menginap di Santrian Group merupakan wisatawan mancanegara, yang didominasi dari Eropa.

Sementara, walaupun dia optimistis tingkat keterisian kamar akan meningkat saat tahun baru 2018 nanti, namun jumlahnya belum mampu mencapai 100%. Hal tersebut lantaran belum adanya wisatawan Cina yang mengunjungi Bali.

“Dibawah 100% menurut saya karena Cina belum masuk,” sebutnya.

Sebelumnya, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Denpasar IB Sidharta Putra mengatakan sejak Gunung Agung erupsi, tingkat keterisian kamar hotel di Denpasar menurun sampai 60%. Bahkan, tingkat keterisian kamar satu hotel bisa hanya 5% saja setelah Gunung Agung erupsi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bali

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top