Beras untuk Pengungsi Gunung Agung Aman Sampai 2018

Dinas Ketahanan Pangan Bali memastikan kebutuhan beras untuk pengungsi Gunung Agung hingga saat ini aman dan tercukupi apalagi stok beras di gudang bulog masih sebanyak 11.500 ton.
Ni Putu Eka Wiratmini | 13 Desember 2017 17:52 WIB
Pengungsi Gunung Agung turun dari truk setibanya di tempat penampungan GOR Suwecapura, di Klungkung, Bali, Selasa (21/11)./ANTARA FOTO - Nyoman Budhiana

Kabar24.com, DENPASAR -- Dinas Ketahanan Pangan Bali memastikan kebutuhan beras untuk pengungsi Gunung Agung hingga saat ini aman dan tercukupi apalagi stok beras di gudang bulog masih sebanyak 11.500 ton.

Dengan jumlah ini, tidak hanya kebutuhan pengungsi saja yang terjamin sampai 4 bulan ke depan tetapi juga seluruh masyarakat Bali.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bali I Wayan Mardiana mengatakan konsumsi beras di Bali berdasar data BPS yakni sebanyak 276 gram per kapita per hari.

Angka ini lebih kecil dari asumsi nasional yang konsumsinya sebanyak 300 gram per kapita per hari.

"Bencana dan tidak bencana cadangan beras pemerintah tercukupi dengan kesedian di gudang bulog," katanya, Rabu (13/12/2017).

Kata dia, sejak Gunung Agung berstatus awas lagi dan dinyatakan tanggap darurat pada 27 November 2017, bantuan beras pemerintah sudah disalurkan.

Adapun Kemensos telah menyumbangkan sebanyak 376 ton beras.

Selain itu pemerintah Provinsi Bali juga telah memberikan sumbangan beras sebanyak 200 ton beras dan pemerintah kabupaten karangasem sebanyak 100 ton beras.

Adapun pengungsi yang mendapat bantuan ini yakni hanya posko di wilayah Karangasem saja. Sementara yang tersebar di luar Karangasem ditanggung oleh kabupaten masing-masing.

"Gak usah khawatir pada 2018, apalagi kuota beras yang sudah terealisasi 300 ton dari pemerintah di Bali," katanya.

Sementara, dengan jumlah pengungsi di wilayah Karangasem sebanyak 41.591 jiwa dikalikan standar kebutuhan beras pengungsi 300 gram per kapita per hari. Maka dalam sehari kebutuhan beras pengungsi mencapai 12 ton.

"Hal ini berbeda dengan standar Kemensos yang sebanyak 400 gram per kapita per hari," katanya.

Tag : gunung agung
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top