Teror Bom di Masjid Mesir, MUI : Tindakan Sangat Biadab

Majelis Ulama Indonesiamengutuk keras serangan brutal kelompok militan di masjid di Rawda, Sinai Utara, Mesir, pada Jumat (24/11/2017).
Irene Agustine | 26 November 2017 01:38 WIB

Kabar24.com, JAKARTA -- Majelis Ulama Indonesiamengutuk keras serangan brutal kelompok militan di masjid di Rawda, Sinai Utara, Mesir, pada Jumat (24/11/2017).

Sejauh ini, teror tersebut telah mengakibatkan 235 orang tewas dan 109 orang luka-luka.

Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan peristiwa tersebut merupakan tragedi kemanusiaan yang sangat memilukan dan menjadi catatan hitam dalam sejarah perjalanan hidup manusia.

"Islam tidak membenarkan tindakan kekerasan, pembunuhan apalagi pembantaian orang yang sedang melaksanakan ibadah di dalam masjid. Tindakan tersebut adalah perbuatan yang sangat biadab dan jauh dari nilai-nilai ajaran agama," kata Zainut dalam keterangan resmi, Sabtu (25/11/2017).

Zainut menegaskan bahwa Islam adalah agama damai. Di dalam peperangan, Islam tidak mengajarkan untuk membunuh perempuan, orang tua, anak-anak, para rahib, merusak bumi, memutilasi mayat dan lain sebagainya.

"Maka sangat menyedihkan jika ada sekelompok orang yang mengatas namakan agama yang melakukan tindakan brutal dan sadis. Hal tersebut hakekatnya justru menodai kesucian ajaran agama Islam," jelasnya.

Zainut mengatakan MUI meminta kepada Pemerintah agar memelopori diselenggarakannya pertemuan negara-negara Islam untuk melawan ancaman terorisme dan kekerasan yang mengatas namakan agama.

Adapun, MUI menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam atas wafatnya para korban.

"Semoga almarhum menjadi syahid yang ditempatkan di dalam surga oleh Allah SWT dan kepada para keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menerima musibah," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mesir, terorisme

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top