Penyanderaan di Papua, Kepolisian Siap Amankan Pilkada 2018

Wakapolri Komjen Syafrudin menyatakan Kepolisian RI akan tetap siaga menjaga keamanan Pilkada Papua yang berlangsung tahun depan.
Irene Agustine | 20 November 2017 18:20 WIB
Wakapolri Syafruddin (kiri) didampingi Kabareskrim Ari Dono Sukmanto menghadiri rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Pansus Hak Angket KPK di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (19/7). - ANTARA/M Agung Rajasa

Bisnis.com, JAKARTA -- Wakapolri Komjen Syafrudin menyatakan Kepolisian RI akan tetap siaga menjaga keamanan Pilkada Papua yang berlangsung tahun depan.

Hal itu ia nyatakan pascaterjadinya penyanderaan 1.300 warga di Timika oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"Rawan semua Papua itu, jadi harus betul-betul kita konsentrasi di Papua saat Pilkada Serentak 2018," ujarnya di Istana Wakil Presiden, Senin, (20/11/2017).

Kendati demikian, Syafruddin menyatakan Kepolisian belum memiliki rencana menambah jumlah personil. Menurutnya, jumlah personil yang ada sekarang sudah cukup.

"Ya sudah kuat sekali di sana (personilnya). Pasukan sudah cukup," ujarnya.

Sebelumnya, operasi pembebasan sebanyak 344 sandera di Timika, Papua oleh KKB berhasil dilakukan oleh Satgas Gabungan TNI-Polri. Adapun, kedua pihak masih berupaya membebaskan sisanya dan menangkap oknum bersenjata tersebut.

"Targetnya mesti ditangkap, itu kan kejahatan kriminal bersenjata mesti ditangkap dan diadili," ujarnya.

Tag : wakapolri
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top