Di Natuna, Listrik Hanya Hidup 14 Jam Sehari

Masyarakat Kepulauan Natuna, Kepuluan Riau hanya merasakan listrik 14 jam dalam sehari. Masyarakat sering mengeluh akibat padamnya listrik hingga sepuluh jam itu.
Gemal AN Panggabean | 30 September 2017 08:21 WIB
Teknisi melakukan penggantian kabel listrik Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) di Surabaya, Kamis (28/9). - ANTARA/Didik Suhartono
Bisnis.com,JAKARTA-- Masyarakat Kepulauan Natuna, Kepuluan Riau hanya merasakan listrik 14 jam dalam sehari. Masyarakat sering mengeluh akibat padamnya listrik hingga sepuluh jam itu.

Manajer SDM dan Umum PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Dwi Suryo Abdullah membenarkan adanya pemadaman yang terjadi di kecamatan Bunguran Utara yang saat ini masih menyala selama 14 jam tiap harinya.

Menurutnya, terpasang tiga buah Genset dengan kapasitas 305 kilo Watt pada tanggal 22 September 2017 sebuah Genset berkapasitas 120 kW mengalami kerusakan.

"Sehingga pada saat beban puncak, pelanggan sebanyak 714 mengalami defisit daya sekitar 85 kW. Sehingga listrik harus padam," ujar Dwi Suryo kepada wartawan, Junat (29/9).

Dwi Suryo menyampaikan permohonan maaf atas ketidak nyamanan yang dialami oleh warga kecamatan Bunguran Utara. PLN mengupayakan pada tanggal 3 Oktober 2017, sudah normal kembali.

Langkah yang sedang ditempuh selain memperbaiki kerusakan Genset PLN juga dilakukan penambahan mesin baru berkekuatan 500 kilo Watt yang di rencanakan tiba di Klarik, Kecamatan Bunguran Utara pada tanggal 1 Oktober 2017.

Tujuan mendatangkan Genset baru tersebut untuk menambah jam nyala menjadi 24 jam PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau mengupayakan pembangkit bermesin diesel berkekuatan 500 kW tersebut akan beroperasi pada awal Nopember 2017.

Dwi juga mengungkapkan bahwa untuk menghubungkan Sistem Listrik dengan sistem ranai yang saat ini sudah mempunyai pasokan daya sebesar 6.200 kilo Watt. PLN akan menggesa pembangunan Jaringan Tegangan Menengah sepanjang sekitar 23 kms yang saat ini telah dilakukan penancapan tiang tiang tersebut. "Ini diupayakan bisa selesai pada bulan November 2017."

Tag : pln
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top