Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bangun PLBN, Pemerintah Benahi Beranda Depan Indonesia

Presiden Joko Widodo menekankan pembangunan infrastruktur yang dijalankan bersama bukan hanya untuk masyarakat perkotaan, tetapi juga untuk masyarakat yang tinggal di pedesaan, daerah pinggiran, pulau terdepan maupun wilayah perbatasan.
Deandra Syarizka
Deandra Syarizka - Bisnis.com 16 Agustus 2017  |  15:51 WIB
Bangun PLBN, Pemerintah Benahi Beranda Depan Indonesia
Warga melintas di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Motamasin di Malaka, NTT, Jumat (5/5). - Antara/Hafidz Mubarak A

Kabar24.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menekankan pembangunan infrastruktur yang dijalankan bersama bukan hanya untuk masyarakat perkotaan, tetapi juga untuk masyarakat yang tinggal di pedesaan, daerah pinggiran, pulau terdepan maupun wilayah perbatasan.

Hal itu terwujud salah satunya melalui pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di sejumlah kawasan seperti Motaain dan Motamasin di NTT, Skouw di Papua, Entikong, Aruk dan Nanga Badau di Kalimantan Barat.

"PLBN adalah beranda terdepan Indonesia yang kita harapkan memunculkan sentra-sentra pertumbuhan ekonomi baru sehingga pembangunan menjadi lebih merata di seluruh negeri," ujarnya dalam pidato kenegaraan, Rabu (16/08).

Berdasarkan data Kementerian PUPR, anggaran 2016 yang dialokasikan untuk membangun tujuh Pos Lintas Batas Negara ini mencapai Rp785,51 miliar. Adapun ketujuh lokasi PLBN tersebut antara lain Entikong, Aruk, Nanga Badau di Kalimantan Barat, Motaain, Motamasin, dan Wini di Nusa Tenggara Barat, dan Skouw di Jayapura.

Adapun pada tahun  ini, Kementerian PUPR melanjutkan pembangunan PLBN Tahap II yakni zona sub inti dan pendukung kawasan perbatasan dengan kotrak multiyears 2017-2018. Pekerjaannya berupa pembangunan perumahan petugas kepabeanan, keimigrasian, karantina, dan pengamanan,  rumah ibadah, tempat makan, Wisma Indonesia, gedung serbaguna, kantor pengelola, serta pekerjaan pendukung lainnya.

Presiden Jokowi menambahkan, pemerintah juga meningkatkan anggaran transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp60 triliun pada 2017. Dengan dana desa ini, pemerintah mendorong  percepatan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di desa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbatasan
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top