Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Parpol Diimbau Hindari Fitnah dan Ujaran Kebencian

Kementerian Dalam Negeri mengimbau parpol peserta pemilu menghindari kampanye yang bersifat fitnah dan ujaran kebencian.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 06 Agustus 2017  |  15:36 WIB
Parpol Diimbau Hindari Fitnah dan Ujaran Kebencian
Ilustrasi
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA -- Kementerian Dalam Negeri mengimbau parpol peserta pemilu menghindari kampanye yang bersifat fitnah dan ujaran kebencian.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan kampanye yang perlu diwaspadai yakni saat Pilkada 2018 atau Pileg dan Pilpres Serentak 2019.

Menurut Tjahjo, parpol seharusnya saling adu konsep program.

"Jangan tebar kebencian dan fitnah," kata Tjahjo dalam siaran pers, Minggu (6/8/2017).

Dia juga menyinggung sekelompok oknum yang membandingkan sebuah parpol dengan partai terlarang di Indonesia. Tuduhan tersebut jelas mengada-ada dan pernyataan seperti ini harus segera disikapi.

"Kemudian dengan mudahnya hanya meminta maaf, padahal opini sudah bergulir. Pernyataan semacam itu harus disikapi, karena sudah ada Undang-undang terkait penyebaran fitnah dan kebencian," tegasnya.

Menghadapi Pemilu 2019 ini beberapa partai politik mulai melakukan berbagai  kampanye yang dinilai tidak elok dan menjurus ke fitnah. Hal ini yang sebaiknya dihindari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pemilu 2019
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top