Universitas di Selandia Baru Bantah Dukung Kelompok Separatis Papua

Salah satu universitas di Selandia Baru Victoria University of Wellington (VUW) menegaskan tidak pernah mendukung setiap aksi kampanye yang dilakukan oleh kelompok separatis Papua.
Yustinus Andri DP | 26 Juni 2017 18:07 WIB
Bendera Selandia Baru - Istimewa

Bisnis.com, WELLINGTON — Salah satu universitas di Selandia Baru Victoria University of Wellington (VUW) menegaskan tidak pernah mendukung setiap aksi kampanye yang dilakukan oleh kelompok separatis Papua.

Hal itu disampaikan oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Selandia Baru Tantowi Yahya usai bertemu dengan Grant Guilford, Vice Chancellor VUW pada Rabu (21/6/2017). Pernyataan resmi VUW tersebut dikeluarkan setelah universitas tersebut digunakan untuk menyelenggarakan public event oleh juru bicara United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Benny Wenda pada Mei silam.

"Papua telah menjadi bagian dari Indonesia sejak zaman penjajahan Belanda dan separatis Free Papua Benny Wenda, adalah buronan yang sebenarnya tidak berhak berbicara atas nama masyarakat Papua," ujar Tantowi Yahya, dalam keterangan resminya, Senin (26/6/2017).

Tantowi menegaskan tujuan kegiatan tersebut semata-mata untuk kampanye separatisme. Benny Wenda dituding Tantowi banyak menyampaikan kebohongan mengenai situasi sebenarnya di Papua dalam sejumlah kampanye internasionalnya.

Sementara itu, Guilford menyatakan kampus VUW tidak mendukung gerakan separatisme Papua. Dia mensinyalir hanya ada satu atau dua orang dari VUW atas nama pribadi yang bersimpati kepada gerakan tersebut.

Rektor Victoria University, lanjut Guilford, menekankan tidak ada dukungan kampus VUW secara kelembagaan kepada gerakan seperatis Papua.

Meskipun demikian, menurutnya, sesuai Undang-undang Pendidikan Selandia Baru, kampus tidak bisa melarang kebebasan civitas akademika universitas dalam menyampaikan pendapatnya. 

Sementara itu, dalam pertemuannya dengan Guilford, Tantowi juga menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada VUW yang telah membeuka mata pelajaran gamelan di New Zealand  School of Music (NZSM), sejak 1970-an. Adapun sampai saat ini pengajaran gamelan tersebut masuk kurikulum New Zealand  School of Music (NZSM).

Victoria University of Wellington merupakan salah satu dari 8 universitas negeri Selandia Baru yang semakin giat menjajaki kerjasama pendidikan dengan lembaga-lembaga pendidikan tinggi di Indonesia. Saat ini VUW telah memiliki kerjasama dengan UI, UGM, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dan Polri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
organisasi papua merdeka

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top