Karyawan LIPI dan PLTU Palabuhanratu Terjebak di Cerobong Asap Setinggi 210 Meter

Tim Basarnas dan SAR lainnya hingga Kamis (22/3/2017) siang masih berupaya mengevakuasi pengunjung yang terjebak di cerobong PLTU Cipatuguran, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Newswire | 22 Juni 2017 10:29 WIB
Ilustrasi: PLTU Tanjung Jati B - pln.co.id

Kabar24.com, SUKABUMI - Tujuh orang karyawan PLTU dan tim dari LIPI terjebak di atas cerobong asap seringgi 210 meter. 

Tim Basarnas dan SAR lainnya hingga Kamis (22/3/2017) siang masih berupaya mengevakuasi pengunjung yang terjebak di cerobong PLTU Cipatuguran, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

"Kami baru bisa mengevakuasi tiga pengunjung yang terjebak di lantai 4 dengan ketinggian 105 meter pada Rabu, (21/6) malam. Saat dievakuasi ketiga korban dalam kondisi lemas karena minimnya udara serta logistik makanan, saat ini kami tengah berupaya mengevakuasi empat korban lainnya di lantai 7 dengan ketinggian sekitar 210 meter," kata Komandan Basarnas Pos Sukabumi Aulia Solihanto, Kamis.

Menurutnya, kondisi empat korban sudah semakin lemas karena minimnya makanan dan minimnya udara, mereka sudah terjebak hampir 1x24 dan terpapar asap. Maka dari itu, selain berupaya mengevakuasi pihaknya juga mendorong logistik ke lantai 7 untuk asupan energi.

Adapun cara mengevakuasi korban yakni dengan menurunkan satu persatu korban ke setiap lantai dengan menggunakan tali.

Ketinggian antarlantai sekitar 35 meter sehingga perlu kehati-hatian apalagi kondisi korban lemas.

Bahkan, untuk menjangkau lantai 7 Tim Basarnas baru bisa mencapainya sekitar pukul 02.30 WIB Kamis. Hngga kini proses evakuasi sudah berjalan dan keempatnya sudah berada di lantai 4 dengan ketinggian sekitar 130-140 meter.

"Setiap lantai kami siapkan petugas Search Rescue Unit (SRU) yang secara estafet menurunkan korban ke lantai yang ada di bawahnya," tambah Aulia.

Sementara Sekretaris Perusahaan PT Indonesia Power selaku pengelola pengoperasian PLTU Palabuhanratu Del Eviondra mengatakan, tujuh pengunjung PLTU Palabuhanratu terjebak di lantai 4 dan 7 bangunan cerobong akibat tidak berfungsinya eskalator sejak pukul 10.00 WIB pada Rabu (21/6).

Ketujuh korban merupakan karyawan PLTU dan tim dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Cerobong asap tempat korban terjebak memiliki dua ruangan sehingga kondisi para korban dalam keadaan aman.

"Udaranya cukup bagus di ruangan dan memiliki oksigen serta informasinya kondisi korban baik dan sudah tiga orang yang dievakuasi yakni pegawai PLTU dan petugas LIPI," kata Del Eviondra.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kecelakaan, pltu, pantai palabuhanratu

Sumber : Antara
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top