Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pesawat Susi Air Ditembak: Pihak Internal Gelar Investigasi

Pesawat Susi Air Ditembak: Pihak Internal Gelar Investigasi
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 Juni 2017  |  17:55 WIB
Ilustrasi-Cessna Grand Caravan Commute milik Susi Air - susiair.com
Ilustrasi-Cessna Grand Caravan Commute milik Susi Air - susiair.com

Kabar24.com, JAKARTA - Susi Air tengah menggelar penyelidikan internal terkait penembakan pesawat terbang Pilatur Porter dengan nomor registrasi PK-BVC pada Jumat pagi ini (16/6), yang terbang dari Lumo menuju Bandara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

"Semua penumpang dan pilot dalam keadaan aman dan saat ini kami sedang melakukan investigasi internal," kata Business Commercial and Legal Manager Susi Air, Irvino Moniaga, saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan, tembakan dari pihak yang belum diketahui itu mengenai ban dan fuselage pesawat terbang buatan Swiss itu. Ban di roda pendarat menjadi kehilangan tekanan udara alias kempis.

"Hal ini diketahui ketika pesawat mendarat di Mulia di mana ban kanan pesawat terbang itu kempis dan terdapat lubang bekas tembakan di bagian kanan pesawat terbang dan ban kanan pesawat terbang," katanya.

Dia memperkirakan tembakan itu diluncurkan di Bandara Lumo, dimana Pilatus Porter itu lepas landas.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Kamal, mengatakan, "Tidak ada penumpang yang terluka dalam insiden tersebut dan pesawat tetap mendarat tanpa mengalami gangguan."

Lima dari tujuh penumpang pesawat terbang maskapai penerbangan sewa milik Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, itu adalah personel Brigade Mobil Polda Papua.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

susi air

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top