Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

QATAR KRISIS DIPLOMATIK : Presiden Trump Telepon Raja Salman

Presiden Donald Trump menekankan perlunya negara-negara Teluk bersatu saat berbicara lewat telepon dengan Raja Salman dari Arab Saudi pada Selasa (6/6/2017), di tengah krisis yang memecah beberapa sekutu utama Amerika Serikat di wilayah tersebut.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 Juni 2017  |  14:21 WIB
Billboard Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengunjungi Raja Arab Saudi Salman bib Abdulaziz di Riyadh Arab Saudi, 20 Mei 2017. - Reuters
Billboard Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengunjungi Raja Arab Saudi Salman bib Abdulaziz di Riyadh Arab Saudi, 20 Mei 2017. - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA -- Presiden Donald Trump menekankan perlunya negara-negara Teluk bersatu saat berbicara lewat telepon dengan Raja Salman dari Arab Saudi pada Selasa (6/6/2017), di tengah krisis yang memecah beberapa sekutu utama Amerika Serikat di wilayah tersebut.

Kedua pemimpin tersebut berbicara melalui telepon atas inisiatif Riyadh setelah Arab Saudi memutuskan hubungan dan menutup perbatasannya dengan tetangganya Qatar karena menuduh negara itu mendanai kelompok-kelompok ekstremis dan menjadi induk konflik-konflik lainnya.

"Kedua pemimpin membahas tujuan penting untuk mencegah pendanaan organisasi teroris dan menghapuskan promosi ekstremisme oleh negara mana pun di kawasan itu," kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan yang dikutip kantor berita AFP.

"Presiden menggarisbawahi bahwa persatuan Dewan Kerja Sama Teluk sangat penting untuk mengalahkan terorisme dan mempromosikan stabilitas regional."

Trump sebelumnya kelihatan mendukung upaya untuk mengisolasi Qatar, yang merupakan tempat pangkalan udara Amerika Serikat terbesar di Timur Tengah menurut warta AFP.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

qatar

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top