SERBA-SERBI PILKADA DKI 2017: Dua Warga Cilandak Ini Tak Diizinkan Mencoblos

Pilkada DKI 2017 putaran kedua diwarnai dengan penolakan terhadap warga yang ingin mencoblos namun tak memiliki kelengkapan administratif yang dipersyaratkan.
Juli Etha Ramaida Manalu | 19 April 2017 16:17 WIB
Petugas KPPS menggunakan kostum dengan tema pernikahan di TPS 02 , Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (19/4). - Antara/Yulius Satria Wijaya

Kabar24.com, JAKARTA - Pilkada DKI 2017 putaran kedua diwarnai dengan penolakan terhadap warga yang ingin mencoblos namun tak memiliki kelengkapan administratif yang dipersyaratkan.

Seorang warga Cilandak Barat, Jakarta Selatan harus pulang dengan kecewa lantaran tidak bisa menggunakan hak pilihnya, Rabu (19/4/2017) siang.

Arya Agung Nagarajuna yang siang itu meminta izin untuk meninggalkan pekerjaannya sejenak demi menyalurkan haknya, akhirnya harus balik badan karena tidak diizinkan memilih oleh panitia.

(Arya Agung Nagarajuna/bisnis-Juli Etha)

Penolakan panitia, ujar Arya, selain karena tidak terdaftar di DPT, surat-surat yang dibawa dirinya dianggap kurang oleh panitia.

Hingga berita ini dibuat, pihak panitia belum bersedia dimintai keterangan terkait penolakan terhadap Arya.

Nasib serupa juga dialami pria lain yang tidak bersedia menyebutkan jatidirinya.

Pria yang hendak memilih di TPS 28 Cilandak Barat, Jakarta Selatan, itu harus pulang dengan kecewa karena tidak bisa menyalurkan hak pilihnya.

(Warga kecewa tak bisa memilih/Bisnis-Juli Etha)

Ia mengaku tidak diperkenankan menggunakan hak suaranya lantaran, menurut panitia, surat yang dibawanya tidak berlaku.

"Dikasih tahu suruh bawa surat ini sama kartu keluarga dan mestinya katanya bisa, tapi buktinya di sini begitu diproses sama panitia katanya engga bisa," katanya, Rabu (19/4/2017).

Pria tersebut datang ke TPS sambil membawa surat keterangan dan kartu keluarga karena tidak terdaftar sebagai pemilih tetap di TPS 28.

Tag : Pilkada DKI 2017
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top