Ini Sikap Raja Salman Tentang Konflik Berdarah di Suriah

Raja Arab Saudi Salman mengatakan pada Rabu (29/3/2017) bahwa negaranya mendukung penyelesaian politik untuk konflik berdarah selama enam tahun di Suriah berdasarkan resolusi Dewan Keamanan U.N (PBB).
Martin Sihombing | 29 Maret 2017 19:56 WIB
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud (tengah) bersiap melakukan foto bersama sejumlah pimpinan lembaga Islam dan tokoh Islam Indonesia, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/3). - Antara/Rosa Panggabean

Bisnis.com, AMMAN - Raja Arab Saudi Salman mengatakan pada Rabu (29/3/2017) bahwa negaranya mendukung penyelesaian politik untuk konflik berdarah selama enam tahun di Suriah berdasarkan resolusi Dewan Keamanan U.N (PBB).

Dalam pidato singkat pada pembukaan KTT Arab, Raja Saudi, yang negaranya telah mendukung pemberontak berjuang untuk menggulingkan Presiden Suriah Bashaw al Assad, mengatakan rakyat Suriah menjadi sasaran "pembunuhan dan" tapi tidak mengacu pada Assad.

Raja mendukung solusi politik di negara yang dilanda perang berdasarkan resolusi Dewan Keamanan U.N. 2254 dan proses politik yang berbasis di Jenewa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
konflik suriah, raja salman

Sumber : Reuters
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top