Ridho Rhoma Ditangkap : 2 Tahun Nyabu, Harga Sepaket Rp1,8 Juta

Berapa harga sabu yang dibeli Ridho Rhoma? Sumber polisi menyebut Ridho Rhoma membeli satu paket sabu seharga Rp 1,8 juta kepada seorang pengedar.
JIBI | 27 Maret 2017 10:20 WIB
Kapolres Jakarta Barat Kombes Roycke Herrie Langie (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan terkait penangkapan penyanyi dangdut Ridho Rhoma di Polres Jakarta Barat, Sabtu (25/3). - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Berapa harga sabu yang dibeli Ridho Rhoma? Sumber polisi menyebut Ridho Rhoma membeli satu paket sabu seharga Rp 1,8 juta kepada seorang pengedar.

Dari transaksi itulah kemudian Petugas Polres Metro Jakarta Barat meringkus musisi Ridho Rhoma atas dugaan kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu.

Kepala Polres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Roycke Harry Langie mengungkapkan, Ridho telah menjadi pemakai narkoba selama 2 tahun.

"Dia menggunakan karena beban kerjanya. Itu supaya tidak cepat mengantuk. Karena obat-obat narkotika seperti ini bawaannya tidak bisa tidur," kata Roycke di Polres Jakarta Barat.

Namun, Roycke mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara Ridho mengaku jarang mengonsumsi barang haram tersebut. Biasanya, lanjut Roycke, anak kandung Rhoma Irama itu menggunakan narkoba di apartemen di Jakarta Pusat.

"Pengakuan yang bersangkutan tidak sering memakai," ujarnya.

Masih menurut Roycke, Ridho ditangkap pada Sabtu (25/3/2017) menjelang subuh bersama seorang temannya berinisial S. Saat itu Ridho sedang menuju mobilnya di area parkir hotel sekitar pukul 04.00 WIB.

Polisi menemukan barang bukti berupa sabu seberat 0,7 gram dengan bong atau alat pengisapnya dari tangan Ridho. Sedangkan S diketahui membawa obat penenang merk Dumolid dan bong.

“Saya masih syok, tak menyangka, karena Ridho itu orang yang rajin salat dan bahkan tidak pernah merokok,” ujar Debby Veramasari Irama.

Barang bukti lainnya yang ditunjukkan polisi sejumlah korek api, tiga buah ponsel, dompet, dan beberapa batang cotton bud. Roycke mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

“Bisa saja ada jaringan internasional maupun jaringan artis pemakai narkoba lainnya yang terungkap,” ujar Roycke Harry Langie pada Minggu (26/3/2017).

Debby Veramasari Irama, kakak Ridho, mengaku tak mengetahui kebiasaan adiknya tersebut. Menurut Debby, keluarga hanya mengetahui kesibukan Ridho untuk menyelesaikan kuliah dan membuat rekaman lagu-lagu terbarunya.

“Saya masih syok, tak menyangka, karena Ridho itu orang yang rajin salat dan bahkan tidak pernah merokok,” ujarnya.

Debby menduga Ridho terbawa oleh lingkungan pergaulannya.“Tapi dia sudah dewasa, bukan anak bayi yang harus diawasi terus selama 24 jam,” katanya sambil menambahkan, keluarga akan memberikan dukungan penuh untuk pemulihan adiknya itu.

“Adik saya ini salah satu korban keganasan narkoba di Indonesia.”

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
narkoba

Sumber : Tempo
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top