Pengadaan E-KTP Terganggu Kasus? Ini Kata Mendagri

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyampaikan laporan perekaman data KTP elektronik mencapai lebih dari 96%.
Arys Aditya | 20 Maret 2017 20:08 WIB
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo - Antara

Kabar24.com, JAKARTA—Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyampaikan laporan perekaman data KTP elektronik mencapai lebih dari 96%.

“Walaupun ada proses hukum, tapi pencapaian target selama dua setengah tahun pemerintahan Presiden Jokowi ini progress reportnya jelas. Sudah 96,4% yang merekam,” ujar Tjahjo melalui keterangan tertulis, Senin (20/3).

Kemendagri, lanjutnya, saat ini juga lebih transparan atau terbuka dalam pengadaan blanko KTP el sehingga tidak memungkinkan terjadi lagi mark up dalam pengadaan blanko tersebut. Oleh karena itu, dia mengatakan Kemendagri juga melibatkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP).

“Ya transparansi tadi, kami melibatkan LKPP itu aja, mungkin dengan e-catalogue tadi tidak ada mark up, semua selesai,” ujar Mendagri.

Selain itu, Kemendagri menargetkan pada tahun 2017 ini perekaman data KTP elektronik tuntas sehingga sebanyak 4,5 juta penduduk Indonesia yang dalam status Print Ready Record (PRR) akan segera mendapatkan blanko KTP el.

“Sudah 96,4% yang merekam, memang masih 4,5 juta (penduduk) blankonya habis. Masih ada data ganda yang 3,2 juta (penduduk) yang belum merekam, jadi dasar itu mudah-mudahan April ini sudah teken kontrak dan tahun ini selesai,” tuturnya.

Tag : tjahjo kumolo, korupsi e-ktp
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top