Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Petugas Imigrasi di Bandara Soeta Tolak Empat Wanita Asal Maroko

Petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno-Hatta menolak kedatangan empat wanita asal Maroko ke Indonesia pada Rabu (18/1) sekitar pukul 23.50 WIB.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Januari 2017  |  14:40 WIB
Warga negara asing (WNA) asal Maroko yang diduga bekerja sebagai PSK menutup mukanya saat diamankan di Gedung Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Kamis (11/6/2015). - Antara/Sigid Kurniawan
Warga negara asing (WNA) asal Maroko yang diduga bekerja sebagai PSK menutup mukanya saat diamankan di Gedung Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Kamis (11/6/2015). - Antara/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA -  Petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno-Hatta menolak kedatangan empat wanita asal Maroko ke Indonesia pada Rabu (18/1) sekitar pukul 23.50 WIB.

"Yang bersangkutan tidak dapat menjelaskan maksud dan tujuan datang ke Indonesia," kata Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Agung Sampurno melalui keterangan tertulis di Jakarta Kamis (19/1/2017).

Keempat wanita Maroko itu berinisial LN (26) Nomor Paspor FE21xxxx berlaku hingga 16 Mei 2017, CM (19) Nomor Paspor UW46xxxx berlaku hingga 6 April 2021, SM (28) Nomor Paspor LE36xxxx berlaku 28 September 2020 dan SG (26) Nomor Paspor KR30xxxx berlaku 14 November 2017.

-------------------------------------------------------------------------------------------

BERITA LAIN

--------------------------------------------------------------------------------------------

Agung menuturkan para wanita asal Maroko itu tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang Banteng dari Jeddah menggunakan Saudi Airline Nomor Penerbangan SV818.

Selain tidak dapat menjelaskan maksud kedatangan, Agung mengungkapkan wanita itu tidak dapat menunjukkan bukti pemesanan hotel atau tempat tinggal selama berada di Indonesia.

"Mereka dikhawatirkan diduga termasuk jaringan atau kegiatan prostitusi," ujar Agung.

Rencananya, petugas imigrasi akan mengembalikan empat wanita itu ke embarkasi awal dengan menggunakan pesawat Saudi Airline SV817 pada Kamis (19/1) pukul 20.20 WIB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara soekarno-hatta maroko

Sumber : ANTARA

Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top