Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polisi Malaysia Tembak Mati Tiga Anggota Abu Sayyaf

Kepolisian Diraja Malaysia menembak tiga penculik yang diduga kelompok Abu Sayyap di perairan Kunak, Kamis (8/12) sekitar pukul 22.00 WITA.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Desember 2016  |  14:08 WIB
Polisi Malaysia Tembak Mati Tiga Anggota Abu Sayyaf
Kelompok militan Abu Sayyaf - Reuters

Kabar24.com, NUNUKAN - Tiga orang diduga anggota gerilyawan Abu Sayyaf ditembak mati Polisi Malaysia.

Kepolisian Diraja Malaysia menembak tiga penculik yang diduga kelompok Abu Sayyap di perairan Kunak, Kamis (8/12) sekitar pukul 22.00 WITA.

Staf Konsulat RI Tawau, Malaysia, Johan Mulyadi melalui sambungan telepon dari Nunukan, Jumat (9/12/2016) mengatakan sesuai informasi dari aparat kepolisian Negeri Sabah bahwa penembakan tersebut berlangsung saat enam orang dari kelompok penculik mendekati kapal nelayan yang didalamnya terdapat aparat kepolisian negara yang melakukan penyamaran.

"Aparat kepolisian dari pasukan keselamatan Batalion 14 Pasukan Geram Am (PGA) Tawau melakukan penyamaran sebagai nelayan yang sedang menangkap ikan dekat Pulau Gaya, Kunak," ujar Johan Mulyadi.

Langkah yang dilakukan aparat kepolisian Negeri Sabah tersebut sekaitan dengan semakin maraknya penculikan terhadap nelayan warga negara Indonesia yang bekerja sebagai nelayan di negeri jiran itu selama ini.

Pada saat terjadi peristiwa itu, aparat Kepolisian Diraja Malaysia baku tembak dengan kelompok penculik. Seorang anggota polisi terluka pada bagian kaki kiri.

Johan Mulyadi menyatakan tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban pada kejadian itu. "Dipastikan tidak ada WNI yang terlibat atau menjadi korban pada peristiwa ini," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Abu Sayyaf

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top