Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tujuh Tentara Pakistan Tewas Adu Tembak di Kashmir

Tujuh tentara Pakistan tewas akibat tembakan India di perbatasan wilayah sengketa Kashmir semalam, kata militer Pakistan, Senin, seiring peningkatan ketegangan antartetangga bersenjata nuklir itu.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 14 November 2016  |  20:31 WIB
Tujuh Tentara Pakistan Tewas Adu Tembak di Kashmir
Bom bunuh diri menyerang Lahore, Pakistan - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, ISLAMABAD - Tujuh tentara Pakistan tewas akibat tembakan India di perbatasan wilayah sengketa Kashmir semalam, kata militer Pakistan, Senin (14/11/2016), seiring peningkatan ketegangan antartetangga bersenjata nuklir itu.

Media sayap militer Pakistan, ISPR, mengatakan dalam pernyataan bahwa tujuh tentara tewas di sektor Bhimber pada garis perbatasan nyata di Pakistan-Kashmir. Juru bicara Kementerian Luar Negeri India tidak bisa segera dihubungi untuk memberikan tanggapan.

Hubungan Pakistan dengan India tegang beberapa bulan ini, sementara penembakan lintas-perbatasan meningkat dalam beberapa pekan belakangan, yang menyebabkan kematian warga dan tentara, yang ditempatkan di sepanjang perbatasan sengketa tersebut.

Ketegangan meningkat sejak Juli ketika India-Kashmir diguncang unjuk rasa setelah pembunuhan seorang pemimpin milisi di sana.

Islamabad meluncurkan kampanye internasional untuk menyoroti pelanggaran hak asasi, yang dituduhkan pasukan keamanan India di Kashmir, sementara New Delhi menyalahkan Pakistan karena memicu kerusuhan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india pakistan Kashmir

Sumber : ANTARA/REUTERS

Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top