Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jika Termasuk Pungli, Iuran Sekolah Akan Dihapuskan

Pemprov Bali memutuskan mengkaji keabsahan iuran di sekolah-sekolah untuk mengetahui apakah sesuai aturan atau malah termasuk kategori pungli yang harus dihapuskan.
Feri Kristianto
Feri Kristianto - Bisnis.com 28 Oktober 2016  |  14:45 WIB
Ilustrasi - greekreporter.com
Ilustrasi - greekreporter.com

Kabar24.com, DENPASAR - Pemprov Bali memutuskan mengkaji keabsahan iuran di sekolah-sekolah‎ untuk mengetahui apakah sesuai aturan atau malah termasuk kategori pungli yang harus dihapuskan.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyatakan pengkajian akan dilakukan tim pemprov dengan melibatkan tim ahli hukum, kepolisian, serta kejaksaan.

"Yang dipungut-pungut di sekolah kan tidak jelas, dan tidak pernah diaudit. Katanya orang paling banyak pungutan di bidang pendidikan," tuturnya, Jumat (28/10/2016).

Pengkajian serta pelibatan tim penegak hukum tersebut untuk mengetahui lebih jelas apakah iuran masuk kategori pungli atau bukan.

Menurutnya, jangan sampai nantinya tim penegak hukum bergerak karena iuran di sekolah ternyata diangap sebagai pungli.

Pasalnya, jika masuk kategori pungli dan tidak sesuai aturan, maka komite sekolah bisa dikenakan pasal pidana semuanya.

Sementara itu, berdasarkan pemaparan Kadisdikpora Bali Tjok Istri Agung Kusuma Wardani, iuran di salah satu SMAN unggulan bisa mencapai miliaran rupiah.

Dia mengungkapkan setiap anak dipungut senilai Rp600.000 per orang, adapun total siswanya mencapai 1.000 orang.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pungli
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top