Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pembangunan Kampung Deret di Jakarta Terkendala Ketersediaan Lahan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melanjutkan program kampung deret. Namun, sampai saat ini pihaknya masih mencari lahan yang sesuai prosedur.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 Oktober 2016  |  15:37 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melanjutkan program kampung deret. Namun, sampai saat ini pihaknya masih mencari lahan yang sesuai prosedur.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pembangunan sebelumnya dinilai melanggar. Mengingat lahan yang digunakan bukan milik pribadi warga.

"Kampung deret sebenarnya kami mau lanjut, tapi lahannya enggak ada. Karena hampir semua kampung kumuh itu berdiri diatas sertifikat orang," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/10).

Untuk sementara, program yang bisa dikerjakan Pemprov DKI yakni membangun rumah susun (rusun). Warga yang tinggal di bantaran sungai akan direlokasi ke rusun yang telah disediakan.

"Kalau kamu berdiri diatas sertifikat negara, kamu mau bangun kampung deret atau mau bangun rusun? Nah itu yang jadi masalah. Lebih baik rusun kan?," tandasnya.

Tahun ini, Dinas Perumahan dan Gedung Pemda membangun puluhan ribu unit rusun. Baik yang dibiayai oleh melalui APBD DKI maupun kewajiban pengembang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kampung deret

Sumber : Berita Jakarta

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top