Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perempuan dan Anak Harus Berani Lapor Tindak kekerasan

Anak-anak dan wanita korban kekerasan didorong untuk bersikap berani dalam melaporkan kejadian yang menimpa mereka, khususnya jika pelaku adalah bagian dari keluarga mereka sendiri.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 11 Agustus 2016  |  17:16 WIB
Ilustrasi kekerasan pada anak - Antara
Ilustrasi kekerasan pada anak - Antara

Kabar24.com,JAKARTA—Anak-anak dan wanita korban kekerasan didorong untuk bersikap berani dalam melaporkan kejadian yang menimpa mereka, khususnya jika pelaku adalah bagian dari keluarga mereka sendiri.

Ketua DPD RI Irman Gusman dalam Peluncuran Gerakan Perlindungan Perempuan dan Anak mengimbau agar ana-anak atau perempuan tidak ragu melaporkan orang tua atau suami sendiri ke pihak penegak hukum jika melakukan tindakan di luar batas.

“Dulu melaporkan suami atau bapak sendiri itu sulit. Dulu apa saja yang dilakukan [bapak/suami maka anak/istri] terima nasib. Sekarang ada batassan-batasan kalau anak tidak bisa menerima tindakan yang salah, ada proses hukum,” katanya, Kamis (11/8/2016).

Dia melanjutkan langkah ini harus dilakukan karena saat ini banyak sekali tindak kekerasan terhadap anak dan wanita tanpa adanya laporan dari korban karena rasa takut.

Gerakan Perlindungan Perempuan dan Anak merupakan sebuah gerakan yang dijalankan agar masyarakat Indonesia khususnya anak dan perempuan sadar akan haknya sebagai warga negara Indonesia dan berani mengambil langkah membela diri dalam keadaan tertentu seperti ketika menerima tindakan kekerasan maupun pelecehan baik dari orang lain ataupun dari orang terdekat.

Gerakan ini tercipta atas kerja sama Himpunan Advokat Muda Indonesia, DPD DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perempuan kekerasan anak
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top