Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hukuman Mati : Kejagung Bantah Ada Pelanggaran dalam Pelaksanaannya

Kejaksaaan Agung membantah telah melakukan kesalahan dalam pelaksanaan hukuman mati gelombang ketiga.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 01 Agustus 2016  |  17:19 WIB
Hukuman Mati : Kejagung Bantah Ada Pelanggaran dalam Pelaksanaannya
/Ilustrasi
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA – Kejaksaaan Agung membantah telah melakukan kesalahan dalam pelaksanaan hukuman mati gelombang ketiga.

Jaksa Agung Tindak Pidana Umum Noor Rachmad mengatakan bahwa hak hukum empat terpidana yang telah dieksekusi Jumat (29/7/2016) dini hari telah terpenuhi.

Dia menjelaskan bahwa notifikasi sudah disampaikan sejak Jumat (22/7/2016), bukan Selasa (26/7/2016) seperti yang disebutkan sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kantor Yayasan Lembaga Hukum Indonesia (YLBHI), Minggu (31/7/2016).

Mengenai grasi, kata Noor, keempat terpidana yang telah dieksekusi sudah melewati batas waktu pengajuan grasi.

Keempatnya telah berkekuatan hukum tetap sejak sebelum putusan Mahkamah Konstitusi tentang pengajuan grasi yang tak lagi dibatasi waktu.

“Grasi itu ketentuannya hanya satu tahun. Mereka lewat setahun. UU grasi yang lama. Empat ini tidak mengajukan grasi dalam setahun setelah kasasi. Fredi Budiman diputus 2014,” kata Noor di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (1/8/2016).

Sebelumnya YLBHI bersama Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras), Institute for Criminal Justice Reform (ICJR), Elsam, dan Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (Mappi) menyebutkan beberapa pelanggaran yang dilakukan otoritas dalam pelaksanaan hukuman mati gelombang ketiga.

Dua pelanggaran paling disoroti adalah notifikasi kepada terpidana mati dan juga keluarga, serta hak pengajuan grasi terpidana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kejagung hukuman mati
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top