Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Trump Berniat Kerja Sama dengan Rusia Hadapi ISIS

Calon Presiden dari Partai Republik Donald Trump mengatakan pada Senin (25/7/2016) bahwa dia akan akan mempertimbangkan aliansi dengan Russia melawan pergerakan militan ISIS.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 26 Juli 2016  |  14:19 WIB
Trump Berniat Kerja Sama dengan Rusia Hadapi ISIS
Calon presiden AS Donald Trump. - REUTERS
Bagikan

Kabar24.com, WINSTON - Calon Presiden dari Partai Republik Donald Trump mengatakan pada Senin (25/7/2016) bahwa dia akan akan mempertimbangkan aliansi dengan Russia melawan pergerakan militan ISIS.

Namun, dia berjanji akan menolak setiap saran dari Presiden Rusia Vladimir Putin yang mungkin mencoba membantunya untuk menang.

Berbicara dalam sebuah orasi kampanye di Winston-Salem, Carolina Utara, Trump membantah adanya dugaan bahwa intelijen Putin kemungkinan terlibat dalam peretasan sistem email Komite Nasional Partai Demokrat.

Email yang bocor minggu lalu menyingkap bahwa beberapa pejabat partai berpihak kepada mantan Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton untuk memenangkan penominasian partai sebagai calon presiden melawan Bernie Sanders dan mencari cara untuk menggagalkan Sanders.

Kekacauan akibat penyingkapan oleh WikiLeaks memicu Debbie Wasserman Schultz untuk mengundurkan diri sebagai Ketua Komite Nasional Demokrat, dan Trump dengan penuh semangat melibatkan diri dalam kontroversi tersebut.

Trump membantah tuduhan manajer kampanye Clinton, Robby Mook bahwa peretas Rusia mungkin telah mencuri email dan membocorkannya untuk mempermalukan partai Demokrat dan membantu Trump mengalahkan Clinton.

 “Saya rasa ini bukanlah sebuah kebetulan kalau email-email ini dirilis ke publik pada saat berlangsungnya konvensi kami dan saya rasa ini sangat mengganggu,” kata Mook seperti dikutip dari Reuters, Selasa (26/7/2016).

Di sisi lain Trump menyangkal dan mengatakan bahwa dia tidak pernah bertemu Putin. Namun, dalam kampanyenya yang berlangsung panjang,

Trump pernah memuji pemimpin Rusia tersebut dan salah satu penasihat kebijakan luar negerinya, mantan Letnan Jendral Michael Flynn pernah menghadiri makan malam dengan Putin pada Desember tahun lalu.

 “Coba pikirkan, bukankah akan sangat baik jika kita bisa memiliki hubungan baik dengan Rusia? Bukankah akan baik jika kita bekerja sama dengan Rusia dan menyingkirkan ISIS,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vladimir putin ISIS Donald Trump

Sumber : Reuters

Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top