Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KEJARI CILACAP: Infonya Hukuman Mati Gelombang III Pekan Ini

Berdasarkan info yang diterima Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap Agnes Triani, hukuman mati gelombang ketiga akan dilaksanakan pekan ini.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 26 Juli 2016  |  14:20 WIB
KEJARI CILACAP: Infonya Hukuman Mati Gelombang III Pekan Ini
Bus Transpas yang digunakan untuk memindahkan terpidana mati kasus narkotika Merry Utami, keluar dari dermaga penyeberangan Wijayapura, Cilacap, Jateng, Minggu (24/7). - Antara/Idhad Zakaria
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA – Berdasarkan info yang diterima Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap Agnes Triani, hukuman mati gelombang ketiga akan dilaksanakan pekan ini.

“Informasinya begitu [pekan ini], tapi kepastiannya belum. [Tanggal] saya nggak tahu, tapi informasi orang sudah repot begitu,” kata Agnes ketika dikonfirmasi, Selasa (26/7/2016).

Agnes juga mengatakan bahwa saat ini persiapan sudah masuk tahap isolasi terpidana mati.

Namun dia tidak menyebutkan berapa jumlah terpidana mati yang diisolasi.

Dia hanya mengatakan bahwa saat ini di Kejaksaan Negeri Cilacap sudah kedatangan tamu-tamu luar negeri.

“Iya ini lagi datang dari luar negeri, dari Deplu lagi ngobrol. Kalau tidak salah ini dari india,” katanya.

Adapun beberapa nama terpidana mati diketahui telah dipindahkan ke Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah.

Pulau dengan sejumlah lembaga pemasyarakatan (lapas) itu disebut Jaksa Agung Muhammad Prasetyo sebagai tempat terbaik pelaksanaan hukuman mati.

Adapun beberapa terpidana mati itu adalah Zulfiqar Ali (Pakistan), Merry Utami (Indonesia), dan Seck Osmane (Senegal).

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan dari otoritas yang menyatakan pemindahan tiga terpidana mati itu terkait pelaksanaan hukuman mati.

Namun, Rum mengatakan bahwa waktu pelaksanaan hukuman mati gelombang ketiga sudah semakin dekat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hukuman mati
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

back to top To top