Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tenggat Finalisasi Pendaftaran SBMPTN Diperpanjang Hingga Minggu, Ini Alasannya

Batas waktu finalisasi pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) diperpanjang hingga Minggu (22/5/2016) pukul 16.00 WIB
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Mei 2016  |  23:20 WIB
SBMPTN - Antara
SBMPTN - Antara

Kabar24.com, SURABAYA - Batas waktu finalisasi pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) diperpanjang hingga Minggu (22/5/2016) pukul 16.00 WIB, karena 11.000 pendaftar secara nasional belum melakukan finalisasi pada akhir pendaftaran Jumat (20/5/2016).

"Banyaknya para pendaftar yang belum melakukan finalisasi dimungkinkan karena kendala akses dan perangkat. Misalnya saja pendaftar dari luar pulau Jawa, yang cukup kesulitan mendapat sinyal internet," kata Ketua Panitia Lokal (Panlok) 50/Surabaya, Yuni Sri Rahayu, di Surabaya, Sabtu (21/5/2016).

Dia mengatakan jika posisi peserta SBMPTB berada di kawasan terluar, terdalam dan terpencil. Kalau di Pulau Jawa, kemungkinan jaringan Internet masih mudah, bila dibandingkan luar pulau.

Selain kendala akses, dia mengatakan perangkat yang digunakan oleh peserta SBMPTN juga kemungkinan menjadi kendala karena data tidak mendukung, seperti menggunakan tablet atau ponsel.

"Pengumuman perpanjangan SBMPTN ini sangat mendadak. Sekitar pukul 22.20 WIB ada keputusan dari panitia pusat SBMPTN untuk memperpanjang pendaftaran SBMPTN, sehingga baru hari ini kami memberikan informasinya," tuturnya.

Menurut dia, pendaftaran tahun ini membuat Panlok 50 kewalahan karena pendaftar SBMPTN di panlok 50 mencapai angka 50.651 peserta. Jumlah ini cukup besar dibandingkan pada tahun sebelumnya yang hanya 48.981 pendaftar SBMPTN.

"Peminat sains dan teknologi (saintek) mendominasi dengan angka 22.414 pendaftar, sosial humaniora (soshum) 21.981 pendaftar, kemudian campuran dengan angka 5.840 pendaftar," terang Pembantu Rektor I Universitas Negeri Surabaya (Unesa) itu.

Dia mengungkapkan dengan banyaknya pendaftar SBMPTN, panlok akan mulai melakukan kajian terkait dengan lokasi ujian nantinya, terutama untuk seleksi ujian program saintek.

Sekedar diketahui, Panlok 50 terdiri dari Unesa, Universitas Airlangga (Unair), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Universitas Islan Negeri Sunan Ampel (UINSA), UPN Veteran Jatim, Universitas Trunojoyo Madura (UTM).

"Tempat lokasi ujian soshum akan menjadi tanggung jawab UINSA dan Unesa, sainteks yaitu ITS dengan UPN Veteran Jatim, lalu Unair dengan UTM sebagai penanggung jawab ujian campuran," jelasnya.

Selain di beberapa tempat Perguruan Tinggi Negeri (PTN), lokasi ujian SBMPTN juga akan menggandeng beberapa Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan sekolah.

Pihaknya pun bekerja sama dengan PTS di Surabaya, seperti Sekolah Tinggi Komputer (Stikom), Universitas Hang Tuah, Universitas PGRI Adi Buana (Unipa), Universitas 17 Agustus 1945 (Untag), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) dan Universitas Dr Soetomo (Unitomo).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sbmptn

Sumber : Antara

Editor : Setyardi Widodo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top