Soal Pertemuan Mega-Risma, Djarot Bungkam

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat ogah berkomentar soal pertemuan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Walikota Surabaya Tri Rismaharini beberapa hari lalu di Kota Pahlawan.n
Feni Freycinetia Fitriani | 02 Mei 2016 20:03 WIB
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kanan) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat melakukan ziarah ke makam Presiden pertama Soekarno, di Kelurahan Bendogerit, Sanan Wetan, Blitar, Jawa Timur, Selasa (7/4/2015). - Antara/Sahlan Kurniawan
Kabar24.com, JAKARTA--Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat ogah berkomentar soal pertemuan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Walikota Surabaya Tri Rismaharini beberapa hari lalu di Kota Pahlawan.
 
"Engga-enggak, mboten. Gak ada ngomongin Pilkada DKI," ujarnya seusai mengikuti Sensus Ekonomi di rumah dinas di Kuningan Jaksel, Senin (2/5/2016).
 
Dia menuturkan kedatangan dirinya menemani Megawati ke Surabaya tak lain untuk menghadiri undangan Pengurus Nadhlatul Ulama (PBNU).
 
Mantan Walikota Blitar tersebut menuturkan kedatangan Ketum PDIP untuk menyerahkan hasil kajian yang menetapkan 1 Juni sebagai hari lahir Pancasilan.
 
"Acara PBNU malam. Setelah itu, saya dan Bu Risma menemani Bu Mega berkunjung ke beberapa taman di Surabaya. Itu saja, ga ada ngomongin Pilkada," jelasnya.
 
Sebelumnya, mencuat kabar bahwa nama Risma dan Djarot masuk dalam bursa bakal Calon Gubernur dan Wakil Calon Gubernur PDIP untuk posisis DKI1 dan DKI2.
 
Selain dua orang tersebut, ada 35 nama bakal calon lain yang sudah ada di tangan tim penjaringan partai berlambang Banteng untuk bertarung di Pilkada DKI yang akan digelar 2017.
 

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top