Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Priyo Ingin 2 Kubu Golkar Rekonsiliasi tapi Masih Bilang Ilegal ke Kubu Ical

Mantan Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menginginkan 2 kubu Partai Golkar versi Munas Bali dan Munas Jakarta mengadakan rekonsiliasi.
Novie Isnanda Pratama
Novie Isnanda Pratama - Bisnis.com 22 Desember 2015  |  21:11 WIB
Priyo Budi Santoso - Antara
Priyo Budi Santoso - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menginginkan 2 kubu Partai Golkar versi Munas Bali dan Munas Jakarta mengadakan rekonsiliasi.

Hal tersebut diungkapkan menyusul munculnya nama-nama calon pengganti mantan Ketua DPR Setya Novanto yang mengundurkan diri pada Rabu (16/12/2015).

"Kalau ada respons positif, kami mau duduk satu meja untuk menyatukan kepengurusan ini. Kita harapkan berujubg pada munas yang diinisiasi oleh 2 belah pihak. Munas ini jalan satu satunya untuk menyelamatkan kita dari perpecahan," kata Priyo di Kompleks Gedung Parlemen Jakarta, Selasa (22/12/2015).

"Kalau kita mau rembukan bersama-sama, siapa tahu kita bisa satu bahasa menentukan siapa Ketua DPR, siapa Ketua Fraksi. Ini tidak bisa sepihak karena sampai saat ini menurut SK Menkumham pihak kita yang sah," jelasnya.

Selain itu, Priyo mengatakan jika nantinya Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie tetap memaksakan untuk melantik bakal calon Ketua DPR Ade Komarudin adalah sesuatu yang tidak legal.

"Ya kalau begitu tidak sah. Jadi kalau hari ini ada pemilihan Ketua DPR yang berhak mengajukan sah secara hukum adalah kami," ujar Priyo kepada sejumlah wartawan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

priyo budi santoso
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top