Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkab Kukar Setujui Rencana Peningkatan Produksi Bayan Grup

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara memberikan rekomendasi persetujuan atas rencana PT Bara Tabang meningkatkan produksi batu bara dari 4 juta ton menjadi 20,8 juta ton per tahun.
Rezza Aji Pratama
Rezza Aji Pratama - Bisnis.com 18 Desember 2015  |  16:22 WIB
Batu bara - JIBI/Paulus Tandi Bone
Batu bara - JIBI/Paulus Tandi Bone
Bisnis.com, SAMARINDA -- Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara memberikan rekomendasi persetujuan atas rencana PT Bara Tabang meningkatkan produksi batu bara dari 4 juta ton menjadi 20,8 juta ton per tahun.
 
PT Bara Tabang merupakan anak usaha Bayan Grup yang sedang mengajukan izin lingkungan kepada pemprov Kaltim untuk keperluan peningkatan produksi.
 
Kepala BLH Kaltim Riza Indra Riadi menuturkan saat ini pihaknya belum memberikan persetujuan terhadap permintaan perusahaan. Pasalnya, peningkatan produksi ini akan berdampak pada lingkungan Sungai Kedang Kepala yang menjadi jalur distribusi batu bara.
 
"Ada banyak aspek yang menjadi pertimbangan karena Sungai Kedang Kepala ini merupakan habitat pesut,"katanya, Jumat (18/12/2015).
 
Dalam rapat yang digelar hari ini, tiga instansi dari Kutai Kartanegara kompak menyutujui rencana peningkatan produksi Bara Tabang. Kepala BLHD Kukar M. Syarifuddin mengatakan pada dasarnya pihaknya menyetujui rencana peningkatan produksi Bara Tabang. Namun, dia meminta perusahaan memperhatikan aspek lingkungan dan perekonomian masyarakat. "Di sepanjang aliran sungai ada keramba-keramba milik masyarakat," katanya, Jumat (18/12).
 
Selain BLHD, Dinas Perhubungan serta Dinas Kelautan dan Perikanan juga memberikan persetujuan. Kendati demikian, rencana peningkatan produksi Bara Tabang masih harus menunggu keputasan Pemprov Kaltin yang memiliki kewenangan tersebut.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kutai kartanegara
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top