Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Antisipasi El Nino, Jateng Percepat Masa Tanam

Demi memenuhi target produksi gabah kering giling 2016, Jawa Tengah mempercepat masa tanam menggunakan varietas padi unggul untuk mengantisipasi efek lanjutan El Nino yang terjadi sepanjang 2015.
Ardhanareswari AHP
Ardhanareswari AHP - Bisnis.com 17 Desember 2015  |  17:38 WIB

Kabar24.com, SEMARANG—Demi memenuhi target produksi gabah kering giling 2016, Jawa Tengah mempercepat masa tanam menggunakan varietas padi unggul untuk mengantisipasi efek lanjutan El Nino yang terjadi sepanjang 2015.
 
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Jateng Suryo Banendro mengatakan prediksi cuaca dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bulan Mei sebenarnya masih ada kemungkinan turun hujan.
 
“Namun kita tidak mau berandai-andai, makanya kita lakukan percepatan tanaman, karena ini kan masa tanamnya mundur kita antisipasi dan kita lakukan pengawalan,” kata Suryo, Kamis (17/12).
 
Lebih lanjut dia mengatakan, target produksi gabah kering giling sepanjang 2016 masih ajeg pada kisaran 11,04 juta ton, sama seperti target tahun ini. Sementara itu, Suryo menambahkan, dengan volume produksi gabah sebesar 11,04 juta ton pada 2015 pemerintah mengklaim Jateng mengalami surplus sekira 3,6 juta ton gabah kering giling.
 
Adapun, total produksi gabah kering tahun ini tercatat meningkat dibandingkan dengan produksi tahun 2014, yakni 9,5 juta ton gabah kering giling. Suryo menuturkan, produktivitas lahan per hektar memang meningkat dari sekitar 5,3 ton/hektar pada 2014 menjadi 5,9 ton/hektar pada 2015.
 
Salah satu pemacunya, katanya, adalah pengawasan pembagian dan distribusi pupuk bersubsidi yang ketat sehingga pupuk tersedia dalam sesuai kebutuhan dan tepat sasaran.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi jateng musim tanam El Nino
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top