Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pilkada Serentak, Bawaslu Minta Perketat Pengawasan di Hari Tenang

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia meminta pengawasan pemilu kepala di daerah diperketat pada masa hari tenang.
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 06 Desember 2015  |  19:45 WIB
Warga disertakan melipat surat suara untuk Pilkada Depok 2015 - Bisnis.com/Miftahul Khoer
Warga disertakan melipat surat suara untuk Pilkada Depok 2015 - Bisnis.com/Miftahul Khoer

Bisnis.com, DEPOK– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia meminta pengawasan pemilu kepala di daerah diperketat pada masa hari tenang.

Koordinator Divisi Hukum dan Penindak Pelanggaran Bawaslu RI, Nelson Simanjuntak mengatakan hari tenang kerap dimanfaatkan oknum pasangan calon untuk mempengaruhi pemilih di luar ketentuan KPU.

"Untuk mencegah pelanggaran yang terjadi, Panwaslu di daerah harus perketat pengawasan. Misalnya tidak boleh ada alat peraga kampanye dan aktivitas," ujar di Depok, Minggu (6/12/2015).

Menurutnya, potensi pelanggaran di Pilkada serentak antara lain adalah politik uang yang diberikan pada calon pemilih. Sebab, politik uan berpotensi kerap terjadi dan sulit dibuktikan.

Dia menambahkan pemberian uang dari pasangan calon dilakukan biasanya secara sembunyi-sembunyi yang disertai janji dan embel-embel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bawaslu Pilkada Serentak
Editor : Gita Arwana Cakti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top