Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KASUS SUAP PTUN: KPK Bantah Isu Bakal Panggil Surya Paloh

Walaupun masih terus melakukan proses pendalaman terhadap keterlibatan Partai NasDem terhadap kasus suap hakim dan PTUN Medan, KPK membantah akan memanggil Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.
Eka Chandra Septarini
Eka Chandra Septarini - Bisnis.com 01 Oktober 2015  |  12:12 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh, seusai menghadiri Indonesia Outlook 2015 di Jakarta, Kamis (15/1/2015). - Antara/Andika Wahyu
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh, seusai menghadiri Indonesia Outlook 2015 di Jakarta, Kamis (15/1/2015). - Antara/Andika Wahyu

Kabar24.com, JAKARTA -- Walaupun masih terus melakukan proses pendalaman terhadap keterlibatan Partai NasDem terhadap kasus suap hakim dan PTUN Medan, KPK membantah akan memanggil Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.

"Saya membantah dengan tegas rumor yang beredar selama ini bahwa KPK akan memanggil Pak Surya Paloh. Itu tidak benar, sampai hari ini tidak ada pemanggilan," ujar Plh Pimpinan KPK Johan Budi di Gedung KPK, Kamis (1/10/2015).

Rumor yang beredar tersebut, menurut Johan Budi, belum jelas dari mana sumbernya. Johan Budi menambahkan, pemanggilan Ketua Umum NasDem tersebut sejauh ini tidak diperlukan dalam kasus dugaan suap hakim dan panitera PTUN Medan.

Selain itu, pemeriksaan sebagai Sekretaris Jendral NasDem Patrice Rio Capella sebagai saksi kasus di PTUN Medan oleh KPK pada Rabu (23/9/2015) lalu bukan karena jabatan Patrice Rio dalam Partai NasDem.

Seperti diberitakan sebelumnya, sempat ada pertemuan di kantor Partai NasDem yang dihadiri oleh Gubernur Sumatra Utara Gatot Pujo Nugroho, Evy Susanti, OC Kaligis dan juga Wakil Gubernur Sumatra Utara Tengku Erry Nuradi.

Menurut Kaligis, pertemuan itu bermaksud mendamaikan Gubernur Gatot Pujo Nugroho dan Wakil Gubernur Tengku Erry.

Kaligis membantah jika dikatakan pertemuan tersebut terkait dana bansos dan Partai NasDem.

Sebelumnya, dalam persidangan kasus suap hakim dan panitera dengan terdakwa Syamsir Yusfan, jaksa penuntut umum memutar sadapan pembicaraan antara Evy dan Gary.

Dalam rekaman tersebut, Evy sempat menyebutkan upaya pengamanan dana bansos Sumut yang disebut Evy sebagai upaya agar suaminya tidak terseret dalam kasus tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surya paloh kasus suap ptun
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top