Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Shell Hentikan Operasi di Kutub Utara, Obama Didesak Cabut Izin

Shell akan menghentikan pengeborannya di Kutub Utara karena gagal menemukan minyak dan gas di kawasan tersebut untuk eksplorasi lebih lanjut
Anugerah Perkasa
Anugerah Perkasa - Bisnis.com 29 September 2015  |  08:16 WIB
/Ilustrasi
/Ilustrasi
Bisnis.com, JAKARTA -- Shell akan menghentikan pengeborannya di Kutub Utara karena gagal menemukan minyak dan gas di kawasan tersebut untuk eksplorasi lebih lanjut.
 
Marissa Knodel, Pengkampanye Iklim dari Friends of the Earth, menuturkan hal tersebut merupakan kemenangan masyarakat dan satwa di Kutub Utara. Dia menuturkan saatnya untuk memberitahukan Presiden Barrack Obama untuk mencabut izin perusahaan itu.
 
"Beritahukan pemerintahan Obama untuk mencabut izin pengeboran Shell di Kutub Utara," kata Knodel dalam keterangannya, Selasa (29/9).
 
Menurutnya, keputusan Shell untuk menghentikan itu akan memberikan kesempatan pemerintahan Obama untuk penebusan terkait dengan izin tersebut. Knodel memaparkan jika masyarakat ingin menghentikan dampak buruk dari perubahan iklim, maka harus menjaga Kutub Utara dari keserakahan perusahaan energi fosil.
 
Rencananya, Shell akan menutup lokasi eksplorasi itu dan memindahkan semua peralatan pengeboran termasuk para personil perusahaan itu. Knodel menegaskan oposisi masyarakat selama ini menyebabkan ketidakpastian bagi Shell agar proyek pengeboran itu tak layak dilanjutkan.
 
"Sekarang kami memerlukan Anda bahwa sekali Shell telah keluar, mereka akan tetap keluar," papar Knodel. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

shell
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top