Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RUU Perlindungan TKI & Kebudayaan Segera Disahkan di Rapat Paripurna

Dua RUU yang siap disahkan yakni RUU tentang Perubahan UU No. 39/2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri. Sedangkan satu RUU lagi mengenai Kebudayaan.
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com 22 September 2015  |  09:13 WIB
Anggota dewan mengikuti sidang paripurna Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) di Jakarta, Jumat (14/8).  -  Bisnis Abdullah Azam
Anggota dewan mengikuti sidang paripurna Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) di Jakarta, Jumat (14/8). - Bisnis Abdullah Azam

Bisnis.com, JAKARTA – DPR segera mengesahkan dua rancangan undang-undang (RUU) menjadi undang-undang (UU) dalam rapat paripurna. Kedua RUU tersebut merupakan bagian dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas).

Dikutip dari situs resmi DPR, Selasa (22/9/2015), dua RUU yang siap disahkan yakni RUU tentang Perubahan UU No. 39/2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri. Sedangkan satu RUU lagi mengenai Kebudayaan.

Anggota Badan Legislasi (Baleg) Endang Srikarti RUU TKI merupakan usulan Komisi IX, sementara RUU Kebudayaan merupakan usulan dari Komisi X. Kedua produk RUU itu sudah diharmonisasi dan melewati tahap kajian di Baleg.

RUU TKI diharapkan menjamin WNI yang bekerja di luar negeri untuk mendapatkan perlindungan hukum yang memadai. Dan RUU ini memfasilitasi semua pelindungan hukum bagi TKI yang bekerja di luar negeri. Sementara RUU Kebudayaan melindungi kekayaan tradisi etnik yang hidup di nusantara.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

undang-undang dpr pemerintah
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top