Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DPRD Medan: Penyerapan Kurang 50%, Pemda Dilarang Minta Tambah Anggaran

Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Medan menyampaikan dalam paripurna perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (PAPBD) Kota Medan bahwa satuan kerja perangkat daerah yang mencatatkan penyerapan anggaran di bawah 50% tidak mendapatkan tambahan.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 21 September 2015  |  23:00 WIB
Ilustrasi APBD - kopel/online.or.id
Ilustrasi APBD - kopel/online.or.id

Bisnis.com, MEDAN - Fraksi  Partai Gerindra DPRD Kota Medan menyampaikan dalam paripurna perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (PAPBD) Kota Medan bahwa satuan kerja perangkat daerah yang mencatatkan penyerapan anggaran di bawah 50% tidak mendapatkan tambahan.

Anggota Dewan Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Medan Godfried Effendi Lubis menyakini bahwa Kota Medan akan memperoleh kado silpa yang besar. Hal tersebut didasari pada pengesahan P-APBD Kota Medan yang dilaksanakan pada minggu terakhir September 2015.

"Lagi pula proses administrasi tender, pengumuman dan masa keberatan bisa mencapai sebulan, sehingga pelaksanaan efektif tinggal dua bulan. Waktu ini sangat singkat dan sempit," katanya dalam paripurna, Senin (21/9/2015).

Godfried menegaskan agar SKPD tidak menjadikan kesalahan administrasi sebagai alasan untuk tidak melaksanakan pekerjaan. Adapun APBD Kota Medan 2015 senilai Rp4,68 triliun, lalu meraih tambahan Rp411,02 miliar dalam pengesahan P-APBD Kota Medan 2015 menjadi Rp5,09 triliun.

Atas perubahan APBD tersebut, harapannya, agar anggaran belanja yang mengalami pengurangan atau pergeseran untuk tidak sampai mengganggu kualitas prasarana dan sarana pelayanan publik yang sangat dibutuhkan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

medan dprd
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top