RI-Panama Sepakati Bebas Visa untuk Paspor Diplomatik & Dinas

Pemerintah Indonesia dan Panama telah menandatangani perjanjian bebas visa pemegang paspor diplomatik dan dinas untuk lebih meningkatkan kerja sama kedua negara.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 09 Juni 2015  |  10:13 WIB
RI-Panama Sepakati Bebas Visa untuk Paspor Diplomatik & Dinas
Bebas visa - Ilustrasi

Bisnis.com, LONDON - Pemerintah Indonesia dan Panama telah menandatangani perjanjian bebas visa pemegang paspor diplomatik dan dinas untuk lebih meningkatkan kerja sama kedua negara.

"Perjanjian tersebut ditandatangani Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI, Dubes Dian Triansyah Djani bersama Wakil Menteri Luar Negeri Panama, Luis Miguel Hincapie di Panama beberapa waktu lalu," kata Dirjen Amerika dan Eropa Kemlu RI Enjay Diana kepada Antara London, Selasa (9/6/2015).

Dubes Dian Triansyah Djani mengatakan penandatanganan ini diharapkan dapat mendorong saling kunjung dari kedua negara yang pada akhirnya dapat meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi.

Pada saat bersamaan, ditandatangani juga nota kesepahaman (MoU) konsultasi bilateral yang menandai keinginan meningkatkan hubungan kedua negara di berbagai bidang, termasuk perdagangan, investasi, pariwisata, pendidikan dan kerja sama lainnya.

Wakil Menteri Luar Negeri Panama Luis Miguel Hincapie menyatakan penandatangan kedua perjanjian itu menandai babak baru kerja sama bilateral kedua negara.

"Saya yakin akan masa depan hubungan bilateral kedua negara yang akan semakin meningkat di berbagai bidang," ujar Luis Minguel Hincapie.

Panama yang memiliki 50 perjanjian Free Trade Agreement dan tergabung dalam Central American Free Trade Agreement (CAFTA) merupakan titik masuk (hub) bagi ekspor Indonesia ke kawasan Amerika Tengah dan Selatan. Sebanyak 60% dari total ekspor Indonesia ke Panama senilai US$120,5 juta direekspor ke sejumlah negara di Amerika Tengah dan Selatan.

Guna mendorong diplomasi ekonomi, Dubes Dian Triansyah Djani melakukan pertemuan dengan sejumlah pejabat Panama, yaitu Menteri Urusan Maritim, Sekjen Kementerian Perdagangan dan Industri, Kadin dan para pengusaha Panama yang sudah melakukan bisnis dengan Indonesia.

Kerja sama kemaritiman dengan Panama dapat dijajaki mengingat kanal Panama merupakan salah satu kanal tersibuk yang dilalui 14.000 kapal per tahun.

Sementara itu, sebagai upaya perlindungan WNI di luar negeri, Dubes Dian Triansyah Djani melakukan tatap muka dengan sejumlah ABK Indonesia di Kota Vacamonte.

Dubes mengingatkan para ABK untuk mendaftar diri ke KBRI yang dapat dilakukan secara online, atau secara langsung mendatangi kantor KBRI. Berdasarkan catatan KBRI Panama City, terdapat 5.421 ABK Indonesia terdaftar di Panama.

Di sela-sela kunjungan ke Panama, delegasi Indonesia juga telah melakukan blusukan dengan meninjau toko furnitur Indonesia dan supermarket yang menjual produk-produk Indonesia, seperti mie instan, sabun, makanan ringan, sepatu, dan pakaian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
panama, bebas visa

Sumber : Antara

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top