Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Skandal FIFA: Brazil Selidiki Keterlibatan Warganya dalam Pencucian Uang

Kepolisian Brasil mulai melakukan penyelidikan terhadap kemungkinan keterlibatan warga negaranya dalam kasus skandal korupsi Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 29 Mei 2015  |  13:40 WIB
Markas FIFA di Zurich, Swiss - Reuters/Arnd Wiegmann
Markas FIFA di Zurich, Swiss - Reuters/Arnd Wiegmann

Bisnis.com, JAKARTA--Kepolisian Brasil mulai melakukan penyelidikan terhadap kemungkinan keterlibatan warga negaranya dalam kasus skandal korupsi Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).

Menteri Kehakiman Eduardo Cardozo mengatakan pihak berwenang sedang melihat kemungkinan kaitan kasus korupsi FIFA dengan berbagai kasus penggelapan pajak dan pencucian uang yang melibatkan warga negara Brasil.

Sementara, otoritas hukum Kosta Rika telah membuka penyelidikan atas tuduhan Amerika Serikat terhadap dugaan keterlibatan Presiden Asosiasi Sepak Bola Kosta Rika, Eduardo Li, dalam kasus korupsi di tubuh FIFA.

Di Argentina, seorang hakim telah mengeluarkan surat perintah pemeriksaan terhadap tiga pengusaha setempat seperti yang diinginkan Amerika Serikat sebagimana dikutip BBC.co.uk, Jumat (29/5/2015).

Presiden Brasil Dilma Rousseff mengatakan sepak bola di negaranya "diuntungkan" dari penyelidikan kasus korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat FIFA.

Sedanghkan mantan striker Brasil, Romario menyatakan dirinya mendukung agar dugaan korupsi di CBF diselidiki secara terbuka.

Di Rio de Janeiro, Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) dilaporkan telah menghilangkan nama Jose Maria Marin dari dinding markas setelah mantan presidennya ditangkap di Swiss atas tuduhan korupsi.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

brasil fifa

Sumber : bbc.co.uk

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top