Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

NASIB ROHINGNYA: Indonesia Pertimbangkan Siapkan Pulau Khusus

Pemerintah Indonesia mulai mempertimbangkan untuk menempatkan pengungsi Rohingya di suatu pulau khusus.
Redaksi
Redaksi - Bisnis.com 22 Mei 2015  |  22:41 WIB

Kabar24.com, JAKARTA - Pemerintah Indonesia mulai mempertimbangkan untuk menempatkan pengungsi Rohingya di suatu pulau khusus.

"Kalau jumlahnya besar iya, kalau kecil ya nggak perlu," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) ditemui di Bandara Soekarno-Hatta usai berkunjung ke Jepang, Jumat (22/5).

 
Myanmar akhirnya bersedia hadir dalam pertemuan regional yang membahas Rohingya pekan depan.   ‎



Namun JK mengaku tidak membawa isu Rohingya saat berkunjung ke Jepang. Alasannya, Indonesia dianggap masih mampu menanganinya sendiri.

Selasa lalu, kata JK, pemerintah juga sudah  menginstruksikan kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, serta semua gubernur agar memberi perhatian khusus terhadap masalah pengungsi Rohingya.

‎Ratusan penduduk minoritas muslim Rohingya Myanmar dilaporkan telah dibunuh dan ratusan ribu lainnya mengungsi ke negara bagian Rakhine, bagian barat Myanmar, sejak 2012.

Dari situ, mereka kemudian melarikan diri ke luar negeri untuk mencari kehidupan yang lebih baik.‎

Kebanyakan dari mereka ingin pergi ke negara-negara mayoritas muslim di Asia Tenggara. Pada Rabu, 20 Mei 2015, Malaysia dan Indonesia sepakat untuk menampung mereka.

Bahkan, setelah sempat berkukuh menolak hadir dalam pertemuan negara-negara ASEAN untuk membahas penanganan pengungsi Rohingya, Myanmar akhirnya bersedia hadir dalam pertemuan regional yang membahas Rohingya pekan depan.   ‎

Indonesia sendiri pernah memberikan kemudahan bagi pengungsi perang Vietnam. ‎Ribuan pengungsi Vietnam ditempatkan di Pulau Galang, Batam sejak 1979 -1996.

Selama 18 tahun mereka menetap di sana sebelum badan kepengungsian PBB, UNHCR memutuskan untuk memindahkannya ke negara lain

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rohingya

Sumber : Tempo.co

Editor : Yusran Yunus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top