Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BERAS SINTETIS: Razia Beras Plastik di Kalimantan Barat

Pemprov Kalimantan Barat tetap melakukan pemantauan di pasar tradisional terhadap kemungkinan beredarnya beras sintetis kendati belum ada laporan dari masyarakat.
Yanuarius Viodeogo
Yanuarius Viodeogo - Bisnis.com 21 Mei 2015  |  01:04 WIB
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman (tengah) bersama menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga (kiri) dan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel (dua kiri) berbincang dengan pedagang beras saat inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Jabar, Rabu (20/5). - Antara
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman (tengah) bersama menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga (kiri) dan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel (dua kiri) berbincang dengan pedagang beras saat inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Jabar, Rabu (20/5). - Antara

Bisnis.com, PONTIANAK – Pemprov Kalimantan Barat tetap melakukan pemantauan di pasar tradisional terhadap kemungkinan beredarnya beras sintetis kendati belum ada laporan dari masyarakat.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Christiandy Sandjaya mengatakan, sudah memerintahkan Dinas Perindustrian, Perdagangan Provinsi hingga kabupaten dan kota untuk waspada, dan bergerak cepat menyisir kemungkinan adanya peredaran beras sintetis.

“Tak hanya saya minta kepada dinas terkait turun melakukan sidak tetapi kepada masyarakat untuk hati-hati membeli beras dan pedagang jangan melakukan praktik itu,” kata Christiandy kepada Bisnis, Rabu (20/5/2015).

Dikatakan, Kalimantan Barat harus bebas peredaran beras sintetis, karena persediaan stok beras jelang perayaan Idul Fitri dan akhir tahun cukup.

“Masing-masing daerah hingga sejauh ini sudah menyampaikan persediaan beras ada. Jadi masyarakat Kalbar tidak perlu ke khawatir dengan pemberitaan beras plastik itu,” katanya. 

 

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

beras sintetis
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top