Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indonesia Alami 3 Darurat Ini: Narkoba, Teroris dan Korupsi

Indonesia sekarang saat ini tidak saja masuk dalam status darurat narkoba, namun juga darurat teroris dan darurat koruptor yang mengancam generasi bangsa ke depan.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 29 April 2015  |  18:32 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Indonesia sekarang saat ini tidak saja masuk dalam status darurat narkoba, namun juga darurat teroris dan darurat koruptor yang mengancam generasi bangsa ke depan.

Demikian dikatakan Anggota DPD dari daerah pemilihan Jakarta, Abdul Aziz Khafia dalam acara dialog kenegaraan bertema “Indonesia darurat narkoba” bersama anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu dan pakar hukum pidana UI Akhyar Salmi, Rabu (29/4/2015).

Menurutnya ketiga kejahatan itu sudah luar biasa sehingga diperlukan penanganan secara luar biasa. Ketiga kejahatan itu juga mengancam anak-anak di pelosok tanah air.

“Indonesia sebagai Negara besar kepulauan dengan penduduk yang besar sudah masuk pada darurat teroris dan darurat koruptor selain darurat narkoba, maka penanganan dan pencegahannya harus luar biasa dan terus ditingkatkan,” ujarnya.

Bahkan negara ini sudah menjadi surga bagi narkoba sehingga penegak hukum dan sanksi pidananya harus lebih canggih, tegas Abdul Aziz.

Sementara itu, Masinton menengarai bahwa kejahatan narkoba yang luar biasa saat ini menuntut peran Negara. Menurutnya, peredaran dan produksi narkoba harus dikontrol oleh Negara.

“Kalau tidak, maka negara ikut serta dalam memproduksi dan peredarannya. Buktinya meski di Lapas, terpidana Freddy Budiman tetap bisa beroperasi. Lalu, bagaimana dengan Lapas, Kemenkumham, dan BNN?,” ujarnya.

Dia menegaskan bahwa kalau kejadian itu dibiarkan berarti negara berperan dan hal itu harus dicegah.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korupsi narkoba teroris
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top