Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GEMPA NEPAL: Relawan RI Berangkat Kirim Bantuan

Relawan Indonesia yang tergabung dalam Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengirimkan bantuan, baik berupa barang maupun sumber daya manusia untuk membantu korban gempa di Nepal yang terjadi beberapa hari lalu.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 27 April 2015  |  12:10 WIB
Polisi Paramiliter Nepal membantu korban gempa.  - Reuters
Polisi Paramiliter Nepal membantu korban gempa. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -- Relawan Indonesia yang tergabung dalam Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengirimkan bantuan, baik berupa barang maupun sumber daya manusia untuk membantu korban gempa di Nepal yang terjadi beberapa hari lalu.

Senior Vice President ACT Imam Akbari mengatakan tim yang dikirim ke Nepal tersebut akan melakukan aksi sesuai dengan kebutuhan prioritas masyarakat Nepal pasca gempa.

"Sudah kami siapkan juga tim kedua plus tim medis, yang akan segera berangkat di kesempatan pertama Bandara Katmandu dibuka nanti," katanya dalam siaran pers yang diterima, Senin (27/4/2015).

Dia menambahkan, tim langsung akan menuju ke ibu kota Nepal, Katmandhu melalui jalur darat dari bandara Kashmir atau Kalkuta di Inda atau Pakistan.

"Jalan darat terpaksa dilakukan mengingat Bandara Kathmandu masih ditutup sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan. Yang jelas, Tim Kemanusiaann ACT untul korban gempa Nepal akan diberangkatkan hari ini," jelasnya.

Adapun, kebutuhan mendesak saat ini untuk membantu para korban adalah SAR, tenaga medis, kebutuhan medis untuk rumah sakit, tenda rumah sakit, kantong jenasah, selimut, alas kaki dan distribusi kebutuhan makan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gempa Nepal
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top