Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gempa 6,8 Skala Richter Guncang Jepang. Tsunami Ancam Okinawa

Gempa dengan kekuatan 6,8 pada Skala Richter mengguncang perairan di sekitar Okinawa di Jepang dan Taiwan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 April 2015  |  10:52 WIB
Ilustrasi - pakistantoday.com
Ilustrasi - pakistantoday.com

Kabar24.com, TOKYO -- Sebuah hantaman gempa membuat Jepang dan Taiwan berguncang.

Gempa dengan kekuatan 6,8 pada Skala Richter mengguncang perairan di sekitar Okinawa di Jepang dan Taiwan.

Menyusul gempa, peringatan tsunami dikeluarkan untuk wilayah di sekitar Pulau Myako di Okinawa, kata media Jepang, NHK.

Gempa bumi tersebut terjadi pada pukul 10.43 waktu setempat, Senin (20/4/2015), di daerah itu dan guncangan kuat terasa di beberapa bagian pulau paling selatan Jepang tersebut, kata laporan setempat, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau di Jakarta, Senin siang.

Menurut laporan setempat, tsunami setinggi satu meter diperkirakan akan menerjang daerah di sekitar Kepulauan Miyako di Jepang.

Berdasar informasi di wikipedia, Okinawa adalah pulau terbesar di Kepulauan Okinawa sekaligus di Kepulauan Ryukyu, Jepang.

Kota Naha ibu kota Prefektur Okinawa berada di Pulau Okinawa. Pulau ini luasnya 1.201,03 km2 dan jaraknya kira-kira 640 km sebelah selatan pulau-pulau utama Jepang. Okinawa adalah tempat kelahiran olahraga bela diri karate.

Pada akhir Perang Dunia II, tentara Amerika Serikat merebut Pulau Okinawa dalam Pertempuran Okinawa.

Pulau ini kemudian dipakai sebagai pangkalan militer untuk rencana invasi ke Jepang. Selama perang 82 hari di Okinawa, sekitar 100.000 tentara Angkatan Darat Kekaisaran Jepang dan 12.510 tentara Amerika tewas. Di pihak warga sipil jatuh korban 42.000 hingga 150.000 orang Okinawa tewas atau kira-kira seperempat dari total warga sipil waktu itu.

Semasa pendudukan Amerika Serikat di Jepang (1945-1952), Amerika Serikat menguasai Pulau Okinawa serta Kepulauan Ryukyu dan pulau-pulau kecil di sekelilingnya. Semuanya tetap menjadi milik militer Amerika Serikat hingga 17 Juni 1972.

Sejak 1972, personel Angkatan Bersenjata Amerika Serikat tetap berada di Pulau Okinawa atas undangan Pemerintah Jepang. Keberadaan militer Amerika Serikat di Jepang merupakan bagian dari Perjanjian Keamanan dan Saling Kerja Sama antara Amerika Serikat dan Jepang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang gempa gempa bumi pangkalan militer okinawa jepang Okinawa

Sumber : Antara/Xinhua-OANA/wikipedia

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top